Di Tengah Tingginya Mobilitas, Hashim Djojohadikusumo dan Iwan Bule Bicara Soal Kopi dan Kesabaran

JAYAKARTA NEWS— Mobilitas Wakil Ketua Dewan Pembina Hashim Djojohadikusumo bersama Mochamad Iriawan sama-sama tinggi dalam mensosialisasikan sekaligus memperkuat simpul-simpul dalam menopang Prabowo Subianto sebagai calon Presiden pada Pilpres 2024.

Kondisi fisik kedua tokoh ini cukup prima meski harus menempuh rute perjalanan panjang dari Jakarta-Kuningan-Bandung-Jakarta untuk mengisi jadwal kegiatan yang cukup padat dari mulai Jumat, 21 Juli hingga Minggu, 23 Juli 2023 lalu.

Duet adik kandung Prabowo Subianto dan Mochamad Iriawan yang akrab dipanggil Iwan Bule itu tampak terlihat serasi. Hal ini bisa dilihat dengan tuntasnya rangkaian kegiatan mereka jalani.

Mulai dari acara pengukuhan pengurus Prabowo Mania 08 Jawa Barat (Jabar), Gelar Budaya yang menghadirkan pelawak kondang Sule, peletakan batu pertama prmbangunan Business Centre SMK Pertiwi Kuningan.

Kemudian, bergeser ke Kota Bandung untuk melakukan pertemuan dan mendengar keluhan elemen masyarakat Jawa Barat hingga datang ke rumah usaha Ahmad Hasanuddin (Sansan) di Kabupaten Bandung yang memproduksi alat-alat pertanian, filter air hingga alat potong berkualitas tinggi yang menembus pasar mancanegara. Terakhir, keduanya menghadiri acara HUT ke-97 tokoh legendaris Jawa Barat, Solihin GP di kediamannya.

Ketika ditanyakan apa rahasia mempertahankan kebugaran, Hashim Djojohadikusumo yang tahun depan memasuki usia 70 tahun dengan enteng menjawab, ”Minum Kopi dan Mempertebal Kesabaran.”

Lantas produk kopi apa yang disukai?. CEO PT Arsari Grup itu menyebut, ”Kopi apa saja. Sehari ini saja saya sudah menikmati lima cangkir kopi. Tanya saja pak Iwan Bule.”

Kehadiran Hashim dan Iwan Bule yang selalu melepas senyum itu mengundang perhatian dari  masyarakat daerah yang dikunjungi.

Sejak tiba di Kuningan pada pekan lalu, keduanya selalu diminta masyarakat untuk foto bersama. Bahkan, saat menikmati makanan di salah satu restoran keduanya kaget ketika diminta para pekerja restoran untuk foto bersama sembari mereka meneriakkan Prabowo Presiden 2024.

Begitu juga saat berada di salah satu Hotel di Kota Bandung, Iwan Bule dan Hashim diminta supporter Persib Bandung untuk foto Bersama.

Selanjutnya, kedua tokoh dari Partai Gerindra itu akan kembali duet serta dijadwalkan hadir dalam Rakorda DPD Partai Gerindra Provinsi Kalimantan Barat yang akan berlangsung di Kota Pontianak, pada Rabu (26/7/2023) mendatang.***din

Hashim Djojohadikusumo Takjub dengan SMK Pertiwi Kuningan

KUNINGAN, JAYAARTA NEWS – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo dan Mochamad Iriawan melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Business Centre SMK Pertiwi Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (22/7/2024).

Hashim menyebut SMK Pertiwi Kuningan yang sudah banyak memproduksi tenaga kerja siap pakai dan mencetak wirausaha muda tersebut harus jadi role model bagi daerah lain.

“Saya senang dan bangga Kuningan memiliki SMK Pertiwi yang memproduksi tenaga kerja siap pakai dan mencetak wirausaha muda. Di era digital ini, SMK Pertiwi Kuningan ini harus jadi role model untk dibangun di berbagai daerah,” kata Hashim Djojohadikusumo yang didampingi Ketua Yayasan Pertiwi Asep Kadillah.

“Saya sudah mendapat penjelasan secara detail tentang kurikulum SMK Pertiwi. Makanya, saya katakan kualitas pendidikan SMK Pertiwi tidak kalah dengan pendidikan di luar negeri karena saya sendiri lulusan Amerika dan Singapura,” tambahnya.

Usia meletakkan batu pertama, Hashim didaulat untuk menjadi keynote speaker dalam acara seminar Kewirausahaan SMK Pertiwi Kuningan Millennials Entrepreneurship. Salah satu materi yang disampaikannya adalah tiap siswa harus menguasai minimal satu bahasa asing kedepannya.

“Adik-adik harus dilengkapi dengan pendidikan bahasa asing karena akan sangat berguna sekali, apalagi, negara lain seperti Jepang, Hongkong, Hungaria sangat membutuhkan banyak tenaga kerja,” kata Hashim.

Uniknya, SMK Pertiwi ini juga melengkapi pendidikan moral terhadap siswa-siswinya dengan adanya pondok pesantren.

“Kombinasi pendidikan akademi dan moral itu merupakan keunggulan SMK Pertiwi Kuningan. Karena, SDM yang baik itu lebih sempurna jika menjunjung tinggi norma-norma agama. Ke depan, trust terhadap tenaga kerja Indonesia di luar negeri akan terbangun dengan baik,” timpal Iwan Bule, panggilan akrab Mochamad Iriawan yang juga tokoh masyarakat Kuningan.

SMK Pertiwi Kuningan yang berdiri sejak 1979 ini sudah melahirkan lebih dari 10.000 tenaga terampil. Lulusan SMK Pertiwi bukan hanya mengisi lapangan kerja di berbagai perusahan lokal tetapi juga telah perusahan di Chinese Taipei, Jepang dan Jerman.

“SMK Pertiwi sudah bekerja sama dengan 90 perusahaan industri. Pendirian Business Centre SMK Pertiwi ini tidak perlu lagi PKL di perusahaan tetapi sudah siap digunakan setrlah dinyatakan lulus dan memiliki seetifikat profesi,” kata Nur Hidayat.

Di SMK Pertiwi ada 6 jurusan. Yakni, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda, Teknik

Komputer Jaringan, Teknik Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Pelayanan Perbankan, dan Teknik Ototronik.

“Saya mengambil jurusan Teknik Rekayasa Perangkat Lunak karens saya ingin punya usaha,” kata siswa kelas 10 SMK Pertiwi Kuningan, Sabik yang mengaku anak buruh tani di Kuningan.***din