Prasasti Nawa Bhakti Satya Jadi Spot Foto Favorit Pendaki Gunung Arjuno

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Prasasti Nawa Bhakti Satya yang ada di puncak Gunung Arjuno menjadi salah satu spot foto favorit bagi para pendaki. Bahkan, banyak para pendaki yang mengunggahnya di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan pesan agar para pendaki selalu menjaga alam dan melestarikan lingkungan gunung.

“Prasasti Nawa Bhakti Satya di puncak gunung arjuno jadi salah satu spot foto favorit bagi pendaki gunung arjuno, cantik sekali memang, seperti negeri di atas awan, silahkan nikmati keindahannya jangan lupa jaga alamnya,” terang Gubernur Khofifah di tengah kunjungan kerjanya di Inggris, Sabtu (26/8/2023) seperti dirilis oleh Biro Adpim Prov Jatim.

Khofifah menjelaskan Gunung Arjuno yang terletak di perbatasan Kota Batu, Kab. Malang dan Kab. Pasuruan ini berada di bawah pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. Menurutnya, Gunung Arjuno memang menawarkan pemandangan yang indah, maka tak heran banyak pendaki menjadikan sebagai tujuan pendakiannya.

“Di sana memang indah, saat sampai di puncak, kita bisa melihat panorama indah luar biasa, apalagi saat cuaca cerah kita bisa swafoto dengan latar gumpalan awan, jadi seperti negeri di atas awan,” ucapnya.

Khofifah menambahkan, luasnya hutan yang membentang dan eloknya perbukitan di sekitanya bisa menjadi penghilang penatnya pendakian. Ketika sore keindahan langit saat matahari terbenam juga bisa dinikmati dari puncak ogal agil di ketinggian 3.339 mdpl ini.

“Mau pagi atau sore, puncak Arjuno tetap menawarkan pesona indah, dan prasasti Nawa Bhakti Satya ada di spot yang memang paling menarik untuk kita mengabadikan momen,” katanya.

Selain menawarkan keindahan, Gunung Arjuno juga merupakan cagar biosfer di kawasan Bromo Tengger Semeru dan Arjuno yang bahkan telah ditetapkan oleh Unesco tahun 2015. Gunung tertinggi kedua di Jatim ini juga menyimpan nilai sejarah.

Di sepanjang jalur pendakiannya, ada berbagai situs bersejarah dan petilasan. Diantaranya Goa Antaboga, Sendang Dewi Kunti, Arca Semar Moksa, Punden dan Arca pertapaan Dewa Wisnu, dan Candi Semilar yang tersusun dari 9 arca penjaga dan 5 arca pandawa.

Untuk itu, Gubernur Khofifah berpesan agar para pendaki juga harus tetap menjaga kebersihan dan keindahan di sana. Karena baginya mencintai alam tidak hanya dibuktikan dengan mampu mendaki sampai puncak saja tetapi bagaimana upaya untuk menjaga alam tetap bersih dan lestari.

“Dijaga kebersihannya, tidak mencoreti bebatuan yang ada di sana, tidak membuang sampah sembarangan, bekal yang kita bawa saat naik ke puncak jangan sampai ada yang tertinggal saat kembali turun, sisa makanan atau bungkusnya harus kita bawa turun kembali,” pesannya.

Sebagai informasi, Prasasti Nawa Bhakti Satya adalah sebagai penanda puncak Gunung Arjuno yang setahun lalu dibawa oleh Tim Ekspedisi 77 saat menjalankan misi pengibaran bendera merah putih pada peringatan HUT ke-77 tahun 2022 yang diinisiasi oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya, mereka dilepas oleh Gubernur Khofifah dari Gedung Negara Grahadi untuk menjalankan misi tersebut.

Tim 77 ini beranggotakan 7 elemen masyarakat yang terdiri dari unsur perempuan, ASN, Pramuka, media, pelaku wisata, mahasiswa pecinta alam dan unsur relawan mengobarkan semangat kemerdekaam di Puncak Arjuno.

“Setahun lalu saya melepas tim ekspedisi 77 dari Grahadi, mereka mengibarkan bendera di puncak Arjuno, juga menanam 77 bibit pohon Cemara gunung, karena misinya waktu itu adalah semangat kemerdekaan dan kebangsaan melalui semangat cinta lingkungan,” ungkap Khofifah.

Saat ini, prasasti ini telah menjadi ikon pendakian Gunung Arjuno dan telah manjadi daya tarik para pendaki untuk mengabadikan momen kebahagiaan setelah melalui perjalanan pendakian gunung yang cukup melelahkan.

Tidak hanya sekedar prasasti, tulisan Nawa Bhakti Satya mengandung makna yang sangat berarti bagi masyarakat Jawa Timur. Nawa Bhakti Satya merupakan 9 program kerja Gubernur dan Wagub Jawa Timur yaitu Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas dan Sehat, Jatim Akses, Jatim Berkah, Jatim Agro, Jatim Berdaya, Jatim Amanah dan Jatim Harmoni.

“Semoga prasasti ini menjadi lambang masyarakat Jatim menuju Puncak Kesuksesan melalui program kerja Nawa Bhakti Satya,” tutupnya. (poedji)

Tim Ekspedisi 77 Taklukkan Medan Terjal Berhasil Kibarkan 77 Bendera Merah Putih di Puncak Arjuno

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS— Sebanyak 77 Bendera Merah Putih berhasil dikibarkan oleh Tim Ekspedisi 77 di Puncak Gunung Arjuno tepat di peringatan HUT ke 77 Kemerdekaan RI pada Rabu (17/8).

Setelah menempuh dua hari perjalanan mendaki gunung dan melaksanakan misi peduli lingkungan, pengibaran bendera merah putih berlangsung khidmat di puncak Gunung Arjuno yang berada di 3.339 meter di atas permukaan laut.

Atas keberhasilan Tim Ekspedisi 77 mengibarkan bendera Merah Putih di Puncak Arjuno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya.

Menurut Gubernur Khofifah, perjuangan Tim Ekspedisi 77 bukanlah hal yang mudah. Tapi, terjalnya gunung dan sulitnya medan mampu ditempuh dengan semangat cinta tanah air dan juga semangat peduli lingkungan.

Dan yang menambah kebanggaan, prosesi pengibaran bendera merah putih dilakukan di puncak Gunung Arjuno yang merupakan cagar biosfer Bromo Tengger Semeru Arjuno dan telah ditetapkan masuk sebagai Cagar Biosfer dunia oleh UNESCO pada tahun 2015.

“Saya selaku Gubernur Jawa Timur mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih , selamat dan sukses atas kerja keras Tim Ekspedisi 77 yang berhasil mengibarkan 77 Bendera Merah Putih di puncak gunung Arjuno. Hal ini memberi kebanggaan seluruh warga Jawa Timur,” ucap Gubernur Khofifah di Grahadi, Kamis (18/8) pagi

Upacara tim ekspedisi 77 di puncak Arjuno memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77(foto: istimewa)

Sebagai pecinta pendakian, Gubernur Khofifah memahami bahwa Ekspedisi ini tidak ringan. Medan pendakian Gunung Arjuno dari pos Sumber Brantas cukup berat karena faktor kemiringan yang cukup tajam.

Oleh sebab itu, gubernur perempuan pertama Jatim ini menyebutkan bahwa perjuangan Tim Ekspedisi 77 ini layak diacungi jempol dan diberi apresiasi.

“Terlebih ekspedisi ini sangat penting dan strategis dalam rangka membangun semangat kejuangan dan semangat pelestarian hutan. Serta semangat empati dan peduli akan kondisi kawasan Tahura R Soeryo khususnya jalur pendakian menuju Gunung Arjuno dari Sumber Brantas Kota Batu,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui Tim Ekspedisi 77 memulai perjalanannya pada tanggal 16 Agustus 2022. Perjalanan dimulai dengan menanam 77 pohon cemara gunung di Pos 1 Brakseng jalur pendakian Gunung Arjuno, pada ketinggian diatas 2000 mdpl.

Selesai penanaman 77 pohon cemara gunung, Tim Ekspedisi melanjutkan perjalanan menuju puncak dengan sebelumnya bermalam di lapangan kotak.

Baru pada tanggal 17 Agustus 2022 pukul 06.00 WIB tim melanjutkan pendakian menuju lapangan Pasar Dieng sebagai tempat melaksanakan upacara dalam rangka peringatan HUT RI dan pengibaran 77 bendera merah putih.

Tepat di peringatan detik detik prokolamasi Kemerdekaan RI yaitu pukul 10.00 WIB 17 Agustus 2022 Tim Ekspedisi melaksanakan Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77.

Rangkaian upacara dilakukan dengan pembacaan teks proklamasi yang dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Tentu kita bisa membayangkan bagaimana khidmat dan harunya melakukan upacara dan pengibaran bendera di ketinggian 3.339 mdpl. Semangat kejuangan menggelora di hati masing masing anggota Tim Ekspedisi, bahkan saya dengar tidak sedikit yang meneteskan air mata,” tegas Khofifah.

Ia berharap apa yang dirasakan tim Ekspedisi 77 tersebut juga terdesiminasikan pada seluruh warga Jatim dan seluruh warga Bangsa. Bahwa betapa besar negara Indonesia, yang didalamnya ada Provinsi Besar Jawa Timur.

Yang kemudian nikmat kemerdekaan yang telah diraih juga diharapkan Gubernur Khofifah berseiring dengan semangat mengisi kemerdekaan dengan lebih maksimal dan memberi manfaat bagi sesama, bagi bangsa dan negara.

Tidak hanya mengibarkan 77 bendera merah putih di Puncak Arjuno. Namun Tim Ekspedisi 77 juga meletakkan Prasasti Nawa Bhakti Satya yang merupakan konstruksi bhakti pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di Puncak Arjuno.

Seusai upacara dan menuruni gunung, Tim Ekspedisi 77 juga menjalankan misi selanjutnya yaitu melakukan kegiatan sapu bersih sampah berserakan alias Saber-Saber di sepanjang jalur pendakian hingga kembali sampai di pos Sumber Brantas Batu.

“Semoga Ekspedisi 77 Arjuno yang dilaksanakan dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan Ri ke 77 akan menginspirasi kita semua untuk selalu mengelorakan jiwa kejuangan, jiwa kegotongroyongan, semangat jiwa untuk selalu melestarikan hutan sebagai sumber kehidupan masa depan,” pungkas Gubernur Khofifah. (poedji)