Dwiki dan Ita Gelar# KonserdiRumahaja

JAYAKARTA NEWS— Pasangan artis Dwiki Dharmawan dan Ita Purnamasari menggelar #KonserdiRumahaja selama 1 jam. Ita melantunkan 7 lagu pop dan daerah diiringi petikan keyboard dari Dwiki. 

Ke 7 lagu tersebut adalah ‘Indonesia Pusaka’, ‘Sanggupkah Aku’, ‘Bubuy Bulan’ (dari Sunda), ‘Ilir Ilir’ (dari Jawa), ‘Sekitar Kita’, ‘The Messenger’ dan ‘Rumah Kita’. Mengusung tema ‘Seamangat untuk Indonesia’, Ita begitu menghayati lirik demi lirik pada tiap lagu.

Ketika membawakan ‘Indonesia Pusaka’ yang agung dan syahdu, Ita seakan larut ke dalam pesan dan maknanya. Dan saat mengakhiri nomor ‘Rumah Kita’ yang acap disenandungkan oleh Ahmad Albar dan God Bless,   Ita mengajak agar pendengar dan masyarakat bekerja dan berkarya di rumah saja.

Dwiki Dharmawan dan Ita Purnamasari gelar # KonserdiRumahaja –foto instagram itapurnamasari

 “Lebih baik di sini/rumah kita sendiri/segala nikmat dan anugerah yang Kuasa/semuanya ada di sini/rumah kita..”   Demikian penggalan refrein ‘Rumah Kita’ yang liriknya ditulis oleh wartawan Theodore KS.

“Acara ini dihelat AMI Awards bekerjasama dengan Act for Humanity dalam rangka menggalang dana untuk membantu para dokter, petugas medis serta masyarakat terdampak Corona. Kita para artis musik berkontribusi penuh untuk acara ini,” ujar Dwiki yang menggelar acara ini secara live lewat Instagram.

Ihwal kartu prakerja yang dilaksanakan oleh pemerintah melalui Menparekraf dan Mensos, Dwiki mendukung penuh. “Kaum seniman adalah yang terdampak Corona. Mereka banyak yang menganggur, atau kehilangan job. Seluruh pekerja seni harus dibantu. Karena mereka telah mengkontribusikan talentanya kepada bangsa dan negara. Ditunggu realisasi pemerintah,” ucap Dwiki mengakhiri bincang-bincang ini. (pik)

Kunjungi Anak-anak Suriah, Fauzi Baadila Terharu

Fauzi Baadila menggendong Jehan. Bocah Suriah korban bom.

DALAM misi kemanusiaan bersama AFH (Act For Humanity) Fauzi Baadila mengunjungi perbatasan Suriah dan Turki demi bertemu anak-anak korban bom. Fauzi pun membagikan kepedihan bocah-bocah menggemaskan tersebut.

Di sana, ia juga jatuh cinta dengan seorang anak perempuan bernana Jehan. Saat bertemu bocah berambut hitam pekat itu, wajah Jehan penuh dengan noda tanah.

Tak hanya bertemu Jehan, beberapa anak lainnya juga diajak berfoto oleh Fauzi. Seperti sekumpulan bocah korban Suriah yang tengah mengungsi hingga anak laki-laki bernama Yusuf.

Yusuf sendiri berasal dari Allepo dan terkena radiasi bom kimia hingga mengganggu fungsi syaraf tubuhnya. Ketika berfoto dengan Fauzi, Yusuf tampak tersenyum riang.

Ada pula ketika ia menggendong anak perempuan berambut keriting. Menurut penuturan Fauzi, ia mendengar letusan bom sebanyak dua kali ketika mengendong bocah malang tersebut. ***