Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
“Selamat Jalan Mas Yono” - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

“Selamat Jalan Mas Yono”

Published

on

Letjen TNI (Purn) Soeyono

Innalillahi Wainaillaihi Rojiun…

KEPERGIAN Letjen TNI (Purn) Soeyono, buat saya bukan sekadar ikut kehilangan, tapi juga menyisakan banyak kenangan. Mantan Kepala Staf Umum ABRI (TNI) ini, ikut mewarnai perjalanan hidup saya. Memberi warna ketika saya masih muda, dan aktif sebagai jurnalis di lingkungan TNI. Pemikiran tentang kebangsaan dan nasionalisme sering dibagikan ketika kami ngobrol.

Almarhum Soeyono mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RS Eka Hospital Cibubur, Rabu (31/1/2024) pukul 02.38. Jenazah dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan.

Pria kelahiran Malang lulusan AMN tahun 1965 itu ramah dan murah senyum. Menegur duluan jika ketemu, sehingga membuat jurnalis yang bertugas saat itu acap kali dibikin salah tingkah. Tak berjarak, mengikuti perjalanan dinasnya begitu terasa nyaman. Bisa wawancara dengan mudah dan bebas, kapan saja dimana saja.

Letjen TNI (Purn) Soeyono

Mantan ajudan almarhum presiden Soeharto itu tak pelit informasi. Selalu menjelaskan apa saja yang ditanyakan. Hanya saja, untuk hal-hal tertentu – dengan alasan demi keamanan bangsa dan negara – ia minta agar tak usah ditulis. “Kalian tau sendiri jadi saya percaya,” kilahnya ketika itu.

Di luar kedinasan, menantu Mien Sugandi ini memiliki pertemanan luar dengan kawan dan koleganya. Menjalin hubungan baik dengan kawan-kawan satu angkatan di AMN 1965. Angkatan AMN 1965 sendiri, berjaya di era Almarhum Jenderal TNI (Purn) Eddy Sudrajat menjabat KSAD kemudian Menhankam Pangab. Ketika itu Panglima Kodam se-Indonesia dipegang lulusan AMN tahun 1965 – kecuali Kodam Jaya dijabat Sjafie Syamsudin lulusan AMN tahun 1973.

Jenderal baik itu kini telah pergi. Meninggalkan keluarga tercinta, dan sahabat-sahabatnya. Masih terngiang dalam ingatan saat saya makan malam satu meja dengannya dalam acara POR TNI-AD di Surabaya. Bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Haris Soedarno (Akmil 1965, seangkatan Soeyono), dan Mantan Dan Puspom Mayjen TNI Syamsu Djalal (juga Angkatan 1965), kami ngobrol apa saja. Terbanyak tentang konstelasi politik saat itu, dimana perlawanan terhadap Orde Baru mulai menguat.

Selamat jalan jenderal !!! (Eko Guruh)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement