JAYAKARTA NEWS— Film Lebaran 2025 berjudul ‘Norma: Antara Mertua dan Menantu’ ini berkisah tentang rumah tangga pasangan muda. Disutradarai Guntur Soeharyanto, film produksi Dee Company ini beralur cerita dari sisi lain ihwal mertua dan menantu.
“Diadaptasi dari kisah viral perselingkuhan mertua dan menantu. Betapa Norma tersakiti. Dalam beberapa fase kehidupan yang berbeda. Dari awal pernikahan yang bahagia dan diselingkuhi ibu sendiri sampai hancurnya hati Norma,” cerita Guntur.
Produser Dheeraj Khalwani mengungkapkan proses film ini sangat panjang.
“Tak ada asap tanpa api. Penulis skenario, tim riset dan Tissa Biani (pemeran utama Norma) berbincang terus menggali kenapa ada kejadian seperti ini,” jelas Dheeraj Khalwani.
Tissa Biani mengaku sosok Norma sangat kuat menghadapi hantaman badai rumah tangganya.

“Ada hal yang tak diketahui masyarakat. Di sini emosi dimainkan. Norma hanya bisa marah dan menangis akibat depresi berkepanjangan,” tutur Tissa Biani.
Wulan Guritno sebagai ibu Norma bernama Rina punya alasan masing-masing. “Rina tega melakukan perselingkuhan dengan menantunya. Di film ini, Rina mencoba tak memberi judment,” urai Wulan Guritno.
Aktor Yusuf Mahardika lain lagi ceritanya. “Saya tak merasa sakit. Padahal ada adegan saya dilempari telur. Saya pasrah. Pas usai take, saya tanya. Apa sudah adegannya. Sutradara Mas Guntur bilang, sudah. Telurnya dilempar pas kena rambut saya,” kenang Yusuf Mahardika tertawa.
Pemeran Nunung yang biasa melawak kali ini tak bisa berhahahihi di film ini.
“Sosok saya serius. Harus tertawa dan menangis. Pas adegan mengintip perselingkuhan, saya diharuskan naik tangga. Saya lalu muntah mengintip adegan yang menjijikkan itu,” kata Nunung.
Film Norma yang nenyentuh nurani yang dipenuhi intrik licik ini akan menggugah empati dan emosi penonton tepat di hari Lebaran nan fitri penuh ampunan.
“Tissa Biani yang lama tak muncul di film ini bermain cemerlang. Dia pas berperan sebagai Norma yang tersakiti oleh ibunya,” pungkas Dheeraj Khalwani mantap. (pik)