• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Mitos Horor Pohon Kamboja

Mitos Horor Pohon Kamboja

admin by admin
March 3, 2026
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

– Gde Mahesa

Elok, cantik indah romantik, wangi namun bagi sebagian orang juga bisa horor, serem.

Hal ini tentunya bisa dimaklumi, sebab beberapa kepercayaan mengaitkan aroma harum kamboja dengan kehadiran roh atau makhluk halus.

Secara umum pohon kamboja memang banyak ditemukan di kuburan karena kombinasi alasan simbolis, mistis, dan praktis. Dalam cerita rakyat, kamboja sering dikaitkan dengan kisah cinta abadi, yang melambangkan kesetiaan meskipun dipisahkan oleh kematian.

Bunga kamboja atau bunga semboja merupakan jenis bunga dari keluarga plumeria.

Bunga yang sering ada di area makam ini, merupakan jenis tanaman dengan akar serabut, batang kayu, serta daun menyirip yang lebar, juga memiliki berbagai variasi warna mahkota, yaitu: putih, merah muda, merah, kuning hingga merah keunguan. Biasanya jumlah mahkotanya adalah lima helai. Bunga yang memiliki mahkota berjumlah empat atau enam termasuk langka dan cenderung dipercaya memiliki energi gaib oleh masyarakat sekitar.

Bunga Kamboja asli Indonesia memiliki ciri khas berupa dominasi warna putih dengan sedikit warna kuning didalamnya dan kelopaknya yang tertutup, bunga seperti ini sering digunakan oleh masyarakat Bali sebagai perlengkapan ibadah. Selain itu bunga Kamboja di pulau jawa sering ditemukan di area pekuburan.sehingga bunga ini mendapatkan julukan sebagai kembang kuburan.

Penanaman pohon ini di pekuburan ternyata bagi orang Jawa adalah simbol yang memiliki makna tersendiri, simbol merupakan suatu bentuk komunikasi yang tidak langsung. Artinya komunikasi tersebut terdapat pesan-pesan tersembunyi, sehingga makna simbol sangat bergantung pada interpretasi individu.

Selain itu dapat juga berfungsi sebagai pedoman sosial dan sebagai alat untuk melakukan hegemoni budaya. Banyak kisah mistis mengenai tumbuhnya pohon kamboja di perkuburan. Namun bukan berarti keberadaannya tidak memiliki penjelasan ilmiah.

Keberadaan pohon kamboja di makam adalah karena morfologi tanaman ini yang sangat cocok berada di pemakaman, sebab merupakan jenis tanaman yang sangat membutuhkan pemupukan berkala agar dapat tumbuh dengan subur. Jasad akan mudah terurai, terdegradasi menjadi senyawa biologis seiring berjalannya waktu.

Hal tersebut akan menjadi pupuk alami yang tentunya berguna bagi pertumbuhan kamboja. Selain itu, akar pohon kamboja konon dapat mengusir tikus sehingga melindungi jasad tidak dimangsa.

Wangi bunga Kamboja yang khas sangat bermanfaat di area pemakaman guna meredam bau pembusukan biologis dari jenazah. Walaupun memiliki aroma wangi, namun tidak terlalu menyengat. Sehingga, sangat cocok berada di makam. Sedangkan karakteristik bunga ini bisa gugur dan jatuh sebelum bunganya layu, dan jatuhnya terkadang pas di atas pusara makam.

Dalam prinsip Feng Shui, menanam kamboja di depan rumah dipercaya dapat membawa energi positif, kemakmuran, dan keberuntungan.

Namun secara spiritual, ia melambangkan kesucian hati, dedikasi, serta jembatan antara manusia dan leluhur. Ketahanannya di lingkungan kering simbol keteguhan. Pohon kamboja bukan hanya sekadar pohon “kuburan” yang mistis, melainkan simbol yang dalam untuk mengingatkan manusia akan ketenangan, doa, dan hubungan dengan Sang Pencipta. 

Bullllll…… Bullllll…. Klepussss…….

Tags: mitos horor pohon kambojamitos pohon kambojapohon kamboja horor
Previous Post

Iran Membara, Board of Peace di Ujung Tanduk

Next Post

Menakar Ulang Kompensasi Transportasi Jabar Saat Mudik Lebaran

admin

admin

Next Post
Menakar Ulang Kompensasi Transportasi Jabar Saat Mudik Lebaran

Menakar Ulang Kompensasi Transportasi Jabar Saat Mudik Lebaran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version