Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Melihat Lebih Dekat Wae Rebo, Kampung Tradisional yang Mendunia - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

PARIWISATA

Melihat Lebih Dekat Wae Rebo, Kampung Tradisional yang Mendunia

Published

on

Kampung Adat Wae Rebo, NTT (pinterest via authentic-indonesia.com)

JAYAKARTA NEWS – Wae Rebo menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang menarik perhatian dunia.

Terletak di ketinggian sekitar 1.000 mdpl, kampung adat ini dikelilingi perbukitan hijau yang masih alami, menciptakan suasana tenang dan jauh dari hiruk pikuk kota.

Pengakuan internasional datang saat Wae Rebo ditetapkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO pada 2012.

Status ini memperkuat posisinya sebagai desa tradisional yang mampu menjaga keaslian budaya dan arsitektur secara konsisten.

Perjalanan menuju Wae Rebo menjadi bagian dari pengalaman yang tak terpisahkan.

Dari Desa Denge, pengunjung perlu menempuh jalur trekking sekitar tiga jam melewati hutan lebat, sungai kecil, hingga jalur perbukitan.

Meski cukup menantang, panorama sepanjang perjalanan memberikan kesan tersendiri.

Hamparan biji kopi Flores yang menjadi komoditas utama penduduk Desa Adat Wae Rebo. (indonesiakaya.com)

Daya tarik utama kampung ini terletak pada rumah adat berbentuk kerucut yang dikenal sebagai Mbaru Niang.

Bangunan ini dibuat dari bahan alami seperti kayu dan daun lontar, mencerminkan kearifan lokal yang masih terjaga hingga kini.

Selain keindahan visual, Wae Rebo juga menawarkan pengalaman budaya yang autentik.

Interaksi dengan masyarakat lokal, serta keberadaan produk khas seperti kopi, vanili, dan kayu manis, menjadi nilai tambah yang memperkaya kunjungan. Dengan kombinasi lanskap alam yang memukau dan tradisi yang tetap hidup, Wae Rebo menghadirkan gambaran utuh tentang kekayaan budaya Indonesia yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman.***/mel

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement