Malam ini, Prof Hermawan Sulistyo Paparan Publik Riset Covid-19 di Jatim

 Malam ini, Prof Hermawan Sulistyo Paparan Publik Riset Covid-19 di Jatim

Jayakarta News – Melalui kerja spartan, survei pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Jawa Timur, utamanya di Surabaya Raya, akhirnya selesai. Hari ini, Rabu (12/8/2020), hasil riset tersebut diekspos ke publik.

Ekspos publik hasil riset Covid-19 itu akan disampaikan oleh koordinator peneliti, Prof (Ris) Hermawan Sulistyo, PhD (peneliti LIPI). Ia didampingi tiga anggota.

Mereka adalah Dr dr Windhu Purnomo, seorang epidemiologis dari Universitas Airlangga, Surabaya. Dr Windhu juga menjabat Ketua Departemen Biostatistika dan Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Berikutnya, ada Nuzul Achjar, MSc, PhD, seorang Regional Economist dan dosen senior Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI). Nuzul juga pernah menjabat Stafsus Menteri ESDM. Lulusan FIPIA ini meraih gelar master dan doktornya di Amerika Serikat: University of Illinois Urbana-Champaign.

Anggota berikutnya adalah dr Ayodya Heristyorini, MSc (FMS), MSc (BAFA). Dia adalah dosen Fakultas Kedokteran UPN “Veteran” Jakarta. Ayodya adalah dokter lulusan Barts and The London of Medicine, Queen Mary University of London, dan School of Medicine University College London (UCL).

Bertindak selaku Ketua Tim Riset adalah Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Jatim, KBP Gidion Arif Setiawan, SIK, SH, MHum. “Pandemi ini adalah persoalan bersama. Kita semua seperti berkejaran dengan waktu untuk mengatasinya. Dan saya apresiasi betul terhadap kerja keras tim riset selama kurang dari dua bulan,” ujar Gidion, kepada Jayakarta News.

Paparan publik berlangsung Rabu (12/8/2020) pukul 19.00 WIB malam ini, di Baliakota Surabaya. Kegiatan di era pandemi, dilangsungkan dengan protokol kesehatan ketat. Termasuk membatasi jumlah audiens yang diundang.

“Kami mengundang Forkompimda Provinsi Jatim, Forkompimda Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Gresik. Lalu para rektor dan ketua BEM, para pemimpin redaksi media massa, serta para kabiro dan ketua asosiasi media di Jatim serta para pihak terkait. Jumlahnya tidak lebih dari 50 orang, dengan tetap menjaga jarak dan melaksanakan protokol kesehatan,” tambah Gidion.

Untuk lebih memaksimalkan daya jangkau paparan hasil survei, pihaknya menyediakan fasilitas virtual melalui live webinar serta aplikasi zoom. Meeting ID yang bisa diakses publik adalah: 88508985471. “Kami juga melakukan live streaming melalui youtube bidhumas poldajatim,” tambah Gidion.

Pada kesempatan terpisah, koordinator riset, Prof (Ris) Hermawan Sulistyo membenarkan, nanti malam (12/8/2020) ia akan memaparkan hasil risetnya. “Karena suasana pandemi, saya minta panitia untuk melaksanakan protokol kesehatan. Acara harus singkat, padat, tetapi tepat sasaran. Saya tidak akan bicara metodologi dan lain-lain, tetapi langsung pada kesimpulan dan rekomendasi kebijakan. Meski begitu, dokumen riset lengkap kami sertakan,” ujar peneliti senior LIPI ini.

Profesor yang akrab disapa “mas Kikiek” ini, adalah penasihat ahli Kapolri sekaligus Kepala Pusat Studi Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta.

Sejauh ini, Kikiek dikenal “tukang kuliah”. Tercatat, ia pernah kuliah di Universitas Indonesia, STF Driyarkara; Ohio University-Athens; Northern Illinois University-DeKalb; Unair; Arizona State University; dan berbagai perguruan tinggi lain dalam disiplin Fisika-Matematika, Ilmu Politik, HI, Sejarah, Area Studies, dan lain-lain. Kikiek juga dikenal sebagai spesialis krisis, konflik, disaster, dan berpengalaman mengajar di belasan negara. (rr)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *