Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Kompleks Gelora Bung Karno Jadi Kawasan Bebas Polusi - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

Kompleks Gelora Bung Karno Jadi Kawasan Bebas Polusi

Published

on

Direktur Utama Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PP.GBK), Winarto menjelaskan persiapan menghadapi Asian Games 2018–istimewa

Kompleks  Gelora Bung Karno Senayan Jakarta akan menjadi kawasan bebas polusi sehingga setiap orang yang berolahraga merasa nyaman dan tetap sehat. Sebagai wujud dari upaya menuju bebas polusi itu, tak ada lagi kendaraan baik roda empat maupun dua berkeliaran di kawasan GBK.

Hal itu disampaikan Direktur Utama Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PP.GBK), Winarto terkait persiapan menghadapi Asian Games 2018.

Winarto juga menjelaskan, khusus menghadapi Asian Games 2018, kawasan GBK sudah pasti bebas kendaraan. Bahkan per 1 Juli 2018, tak ada lagi kendaraan umum berkeliaran di kawasan GBK. Hanya kendaraan-kendaraan tertentu saja dengan menggunakan stiker khusus yang bisa hilir mudik masuk kawasan GBK.

“Kawasan Gelora Bung Karno akan kami bebaskan dari kendaraan bermotor per 1 Juli mendatang. Ini sebagai langkah kami mendukung isu-isu lingkungan dan perubahan iklim yang selalu didengungkan setiap pesta olahraga multi event, baik SEA Games, Asian Games dan Olimpiade,” kata Winarto.

Sementara itu Ketua INASGOC, Erick Thohir menambahkan sudah menjadi standar internasional setiap penyelenggaraan multi event apalagi sebesar Asian Games, harus bebas polusi atau ramah lingkungan.

”Kawasan GBK dan venue Asian Games Jakarta Palembang lainnya dicanangkan harus ramah lingkungan sepanjang digelarnya pesta olahrag multi event bangsa-bangsa Asia. “Perubahan kawasan GBK dengan menghilangkan pagar-pagar yang ada untuk memudakan pengunjung, media dan oficial dapat berjalan kaki dari venue satu ke venue lainnya. Saya terus mengajak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat peduli terhadap isu-isu lingkungan dan perubahan iklim global, di mana negara kita banyak disoroti dunia sebagai paru-paru dunia,” papar Erick Thohir yang juga Ketua KOI itu.

Dalam kesempatan itu CEO WWF-Indonesia, Rizal Malik menuturkan, secara global program Earth Hour bukan lagi aksi satu jam memadamkan lampu, tapi sudah berhasil mengadvokasi kebijakan terkait mitigasi perubahan iklim di berbagai negara di dunia.

Untuk program memadamkan lampu penerangan dan dekorasi, di Stadion Utama Gelora Bung Karno selama satu jam dari pukul 20.30-21.30 WIB, pada Sabtu (24/3).

“Tahun ini, dengan bangga kami mencatat pertisipasi Gelora Bung Karno dalam aksi simbolis penadaman lampu selama satu jam. Sebagai ikon baru kebanggaan nasional, GBK menjadi simbol kemajuan pola pikir dan sikap masyarakat dan pemerintah Indonesia terhadap isu-isu lingkungan dan perubahan iklim yang kita alami saat ini,” tutur Rizal.***

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement