Kabar
FIAD Dukung Mahasiswa dan Masyarakat Kritis Menyikapi Krisis
JAYAKARTA NEWS— Forum Intelektual AntarDisiplin (FIAD) menilai demonstrasi warga pada bulan Agustus 2026 ini, termasuk mahasiswa, sebagai sikap, pandangan dan kegelisahan rakyat yang berkembang luas.
Ekspresi mereka adalah bagian kepedulian bersama atas krisis yang merugikan kepentingan rakyat akibat berbagai kebijakan ekonomi dan politik yang bermasalah, termasuk praktik korupsi, Kolusi, dan nepotisme.
Mengutip keterangan pers FIAD, berikut sejumlah pernyataan menyikapi kondisi yang ada:
Pertama, Memahami Keresahan Rakyat— FIAD memahami keresahan mahasiswa maupun masyarakat lain atas berbagai persoalan saat ini. Keresahan yang sama juga dimiliki oleh FIAD, seperti tercermin dalam manifesto kami pada 13 Agustus 2026.
Manifesto itu lahir dari keprihatinan yang tulus atas kondisi kehidupan sosial ekonomi rakyat maupun kehidupan sosial politik keseluruhan. Ini bukti kegelisahan yang dirasakan lintas kalangan.

Kedua, Mendukung Peran Kontrol Mahasiswa— FIAD menyatakan dukungan penuh atas peran mahasiswa sebagai bagian dari kontrol sosial dan penyeimbang jalannya kekuasaan. Mereka juga merupakan kaum intelektual yang terus memikirkan nasib rakyat dan menyuarakannya secara kritis dan terbuka. Sejarah mencatat peranan mahasiswa sebagai kekuatan moral dan intelektual menjaga nilai-nilai kebenaran dan keadilan universal. FIAD memandang peran tersebut terus relevan dan penting untuk terus dijaga hari ini.
Ketiga, Meminta Negara Tidak Represif— FIAD meminta pihak berwajib bersikap persuasif, tidak menghambat mahasiswa dan masyarakat lain dalam menyuarakan pendapatnya, termasuk unjuk rasa damai. Kebebasan berpendapat, berekspresi, dan berkumpul secara damai lewat unjuk rasa adalah hak yang dijamin oleh konstitusi.

FIAD meminta aparat menghormati hak tersebut, dengan tidak bersikap represif atau restriktif atas ruang gerak warga yang bersuara. FIAD menolak pengerahan TNI dan Komponen Cadangan (Komcad) seperti terjadi pada demonstrasi mahasiswa, Juni 2026 lalu.
Keempat, Meminta Kampus Mendukung— FIAD juga meminta agar seluruh kampus ikut mendukung peranan mahasiswa serta tidak menghambat kebebasan mahasiswa dan masyarakat lain dalam menyuarakan pendapat, termasuk melalui demonstrasi.

Kampus sebagai ruang akademik dan intelektual sudah semestinya mendukung dan memfasilitasi mahasiswa berpikir kritis. Fungsi pendidikan tinggi melahirkan generasi yang peduli dan bertanggung jawab kini tengah diuji.
FIAD berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog dan kerja sama dengan para komponen rakyat, termasuk mahasiswa serta masyarakat lainnya dalam ikhtiar bersama merumuskan gagasan dan jalan keluar dari krisis berkepanjangan di tanah air tercinta. (*/di)
