• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Empat Hari Besar Keagamaan Beriringan, Menag: Momentum Perkuat Persatuan

Empat Hari Besar Keagamaan Beriringan, Menag: Momentum Perkuat Persatuan

Redaksi by Redaksi
March 26, 2026
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Ada momentum keagamaan istimewa pada 2026. Untuk pertama kalinya dalam 163 tahun, empat perayaan besar dari latar belakang agama dan budaya yang berbeda, mulai dari Ramadan, Prapaskah, Nyepi, dan Imlek berlangsung secara beriringan dalam waktu yang relatif berdekatan. Fenomena ini terakhir terjadi pada tahun 1863 dan diperkirakan baru akan terulang kembali pada tahun 2189.

“Momentum perayaan hari besar keagamaan yang berlangsung hampir bersamaan pada tahun ini merupakan peristiwa langka. Ini adalah modal spiritual besar yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan bangsa, terutama di tengah tantangan global dan dinamika internal,” tegas Menag saat menjadi narasumber dalam program Satu Meja The Forum di Kompas TV, Rabu (25/3/2026).

Setelah Imlek, Nyepi, dan Idulfitri, saat ini Umat Kristiani sedang menjalani Prapaskah. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Kristen dan Katolik untuk memaknai masa Prapaskah sebagai momentum refleksi, pengendalian diri, dan penguatan kepedulian sosial. Menurut Menag, fase Prapaskah merupakan bagian penting dalam perjalanan spiritual umat Kristiani menuju Paskah. 

“Rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Nilai-nilai seperti empati dan kepedulian sosial yang dilatih selama Ramadan harus terus dijaga dan diamalkan, termasuk dalam semangat Prapaskah,” ujar Menag.

Menag menjelaskan, setiap ajaran agama pada dasarnya mendorong umatnya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lebih jujur, lebih peduli, dan lebih berempati terhadap sesama. Dalam konteks kebangsaan, hal ini menjadi kekuatan penting bagi Indonesia. Menurutnya, masyarakat Indonesia memiliki karakter yang terbentuk dari budaya maritim yang terbuka dan egaliter, sehingga terbiasa hidup dalam keberagaman.

“Indonesia memiliki modal sosial yang kuat. Kita terbiasa hidup dalam perbedaan, dan itu menjadi kekuatan dalam membangun toleransi serta kerukunan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai keagamaan dengan nilai kebangsaan. Menurut Menag, Pancasila menjadi titik temu yang mampu menyatukan seluruh elemen bangsa.

“Kita memiliki modal sosial, ekonomi, dan spiritual. Nilai-nilai agama dan kebangsaan dapat berjalan selaras melalui Pancasila. Inilah fondasi kita dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” tandasnya.

Menag berharap, masa Prapaskah yang beriringan dengan suasana Idulfitri ini dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat solidaritas lintas iman. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti pada ritual keagamaan semata, tetapi melanjutkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebaikan tidak berhenti pada satu perayaan. Baik Ramadan maupun Prapaskah mengajarkan kita untuk terus menjaga kejujuran, keadilan, toleransi, dan kebersamaan dalam kehidupan berbangsa,” pungkasnya.***/mel

Tags: Empat Hari Besar KeagamaanjayakartanewsPerkuat Persatuan
Previous Post

Respon Sigap Ipda Purnomo Bantu Evakuasi Pemudik Mogok di Lamongan dan Berikan Bantuan Biaya Perbaikan

Next Post

MENGENAL KOPI GESTE YANG TERSEMBUNYI DI TANAH GAYO

Redaksi

Redaksi

Next Post
MENGENAL KOPI GESTE YANG TERSEMBUNYI DI TANAH GAYO

MENGENAL KOPI GESTE YANG TERSEMBUNYI DI TANAH GAYO

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version