• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Wednesday, September 30, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

BRIN Temukan Probiotik dari Madu Lebah Tanpa Sengat, Berpotensi Jadi Pangan Fungsional dan Antikanker

BRIN Temukan Probiotik dari Madu Lebah Tanpa Sengat, Berpotensi Jadi Pangan Fungsional dan Antikanker

Redaksi by Redaksi
June 5, 2026
in Riset
1
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi bakteri asam laktat probiotik dari madu dan bee pollen lebah tanpa sengat (stingless bee) asal Indonesia yang memiliki berbagai aktivitas biologis penting, mulai dari antibakteri, antibiofilm, antioksidan, antikanker, hingga potensi membantu pengendalian kadar gula darah. Temuan ini membuka peluang pengembangan pangan fungsional dan nutribiotik berbasis keanekaragaman hayati Indonesia.

Riset tersebut dilakukan tim peneliti Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) BRIN bersama mitra dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Penelitian memanfaatkan madu dan bee pollen dari tujuh spesies lebah tanpa sengat yang berasal dari Yogyakarta dan Sumbawa.

Hasil penelitian telah dipublikasikan dalam jurnal internasional Antonie van Leeuwenhoek dan International Microbiology, serta telah memperoleh pendaftaran paten dengan nomor S00202605018.

Peneliti PRTPP BRIN, Ema Damayanti, menjelaskan bahwa selama ini madu lebah tanpa sengat dikenal kaya senyawa bioaktif. Namun, keberadaan mikroorganisme probiotik yang hidup di dalam madu dan bee pollen tersebut masih jarang diteliti, terutama di Indonesia.

“Kami menemukan bahwa madu lebah tanpa sengat Indonesia menyimpan bakteri asam laktat yang tidak hanya mampu bertahan pada kondisi saluran pencernaan, tetapi juga memiliki aktivitas antibakteri, antibiofilm, antikanker, dan antioksidan yang sangat baik. Ini menunjukkan potensinya sebagai kandidat probiotik untuk pangan fungsional,” ujar Ema.

Dalam penelitian tersebut, tim berhasil mengisolasi sejumlah bakteri asam laktat dari madu dan bee pollen berbagai spesies lebah tanpa sengat, antara lain Heterotrigona itama, Tetragonula laeviceps, Tetragonula clypearis, Tetragonula sarawakensis, Lepidotrigona terminata, Tetragonula drescheri, dan Tetragonula biroi. Dari berbagai isolat yang diperoleh, tujuh isolat terbaik dipilih berdasarkan kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri patogen.

Ketujuh isolat tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknologi whole genome sequencing (WGS), metabolomik berbasis UHPLC-HRMS, serta berbagai pengujian karakter probiotik. Hasil analisis menunjukkan bahwa isolat unggulan tersebut teridentifikasi sebagai Lacticaseibacillus rhamnosus dan Pediococcus acidilactici.

Menurut Ema, penelitian menunjukkan bahwa bakteri hasil isolasi mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen seperti Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Pseudomonas aeruginosa, sekaligus mencegah pembentukan biofilm yang sering menjadi penyebab meningkatnya resistensi bakteri terhadap pengobatan. Tidak hanya itu, bakteri probiotik tersebut juga menunjukkan aktivitas antikanker terhadap lini sel kanker kolon WiDr serta aktivitas antioksidan yang tinggi berdasarkan pengujian DPPH, ABTS, dan FRAP. “Kami juga menemukan aktivitas penghambatan α-amilase yang cukup signifikan. Potensi ini menarik karena berkaitan dengan pengendalian kadar gula darah, sehingga berpeluang dikembangkan menjadi produk pangan sehat,” tambah Ema.

Analisis genom lebih lanjut mengungkap keberadaan biosynthetic gene clusters (BGCs) yang berperan dalam produksi berbagai senyawa bioaktif, termasuk bakteriosin dan senyawa antimikroba alami. Sementara itu, analisis metabolomik berhasil mengidentifikasi beragam metabolit bioaktif yang mendukung manfaat kesehatan dari bakteri tersebut. Menurut Ema, integrasi pendekatan genomik dan metabolomik menjadi langkah penting untuk memahami mekanisme biologis probiotik lokal Indonesia secara lebih komprehensif. “Indonesia memiliki keanekaragaman hayati lebah tanpa sengat yang sangat besar. Potensi ini tidak hanya penting bagi ketahanan pangan dan biodiversitas, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan industri pangan fungsional dan kesehatan berbasis riset,” jelasnya.

Ke depan, tim peneliti BRIN akan melanjutkan penelitian pada tahap formulasi produk dan uji aplikasi pada pangan fermentasi maupun suplemen probiotik. Riset lanjutan juga diperlukan untuk memastikan keamanan, stabilitas, dan efektivitas bakteri probiotik tersebut pada skala industri.

Temuan ini semakin memperkuat peran BRIN dalam mengembangkan riset pangan fungsional berbasis biodiversitas Indonesia sekaligus mendorong lahirnya inovasi produk kesehatan alami bernilai tambah tinggi yang dapat meningkatkan daya saing nasional.(me/sumber BRIN)

Tags: BRINjayakartanewsMadu Lebah Tanpa SengatProbiotik
Previous Post

Jelang Piala Dunia 2026: Cuaca Ekstrem Termasuk Badai Tropis Ancam Mengacaukan Pertandingan Pembuka

Next Post

100 Tahun Jam Gadang: Bagaimana Sejarahnya Hingga Jadi Ikon Pariwisata Sumatera Barat

Redaksi

Redaksi

Next Post
100 Tahun Jam Gadang: Bagaimana Sejarahnya Hingga Jadi Ikon Pariwisata Sumatera Barat

100 Tahun Jam Gadang: Bagaimana Sejarahnya Hingga Jadi Ikon Pariwisata Sumatera Barat

Comments 1

  1. Setyo Adi Winarno says:
    4 months ago

    Terimakasaih Bu Ema , sudah melakukan penelitian Madu Klanceng dan membuktikan secara ilmiah manfaat madu klanceng, barakallahu fiik…

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version