• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Saturday, October 3, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

“Kapal Mendoan” Kebumen Terindikasi Korupsi

“Kapal Mendoan” Kebumen Terindikasi Korupsi

admin by admin
July 17, 2024
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTANEWS – Maksud hati mempercantik alun-alun kota, apa daya akhirnya diperiksa jaksa. Itu yang terjadi di Kebumen, Jawa Tengah. Proyek revitalisasi alun-alun dan pembangunan ikon kota berupa “Kapal Mendoan” jadi sorotan buruk, karena terindikasi korupsi.

“Mendoan” adalah nama tempe yang digoreng setengah matang dengan campuran tepung. Oleh panitia revitalisasi alun-alun, kata “mendoan” diplesetkan menjadi “Mangan Enak Karo Dolan”, yang artinya makan enak sambil jalan-jalan.

Bukan salah tempe mendoan, jika pembangunan ikon kota berbentuk kapal mendoan itu kini jadi sorotan publik. Tak tanggung-tanggung, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah bahkan tengah bergerak melakukan pengusutan.

Banyak pihak yang berpeluang menjadi tersangka kasus korupsi antara lain Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Termasuk sejumlah saksi lain. Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan masih terus berlanjut. Masyarakat pun menanti hasil pemeriksaan tersebut.

Asisten Intelijen Kejati Jateng, Sunarwan, SH, M.Hum melalui Kasi Penkum Kejati Jateng, Arfan Triyono, SH, membenarkan adanya pengusutan perkara ini. “Benar, Kejati Jateng yang menangani perkara tersebut, namun masih tahap puldata (pengumpulan data)  dan pulbaket (pengumpulan bahan keterangan,” kata Arfan Triyono dalam keterangannya kepada wartawan, baru-baru ini.

Kabar yang didapat, proyek revitalisasi alun-alun dan Pembangunan Kapal Mendoan menghabiskan dana sekitar Rp31 miliar. Menjadi rawan korupsi, karena dana berasal dari empat dinas, masing-masing Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, dan Dinas Perindag.

Bukan tidak mungkin, para kepala dinas terkait akan dimintai keterangan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Dugaan tindak pidana korupsi sementara mengarah pada Dinas Pendidikan dan Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.

Kasus Pandan Kuning

Berita tak sedap lain, datang dari proyek Pandan Kuning Park, yang ada di pantai Petanahan, Kabupaten Kebumen. Objek wisata pantai yang satu ini juga tengah menjadi sorotan hukum. Sebab, biaya yang digunakan, diambil dari APBD Pembangunan Objek Wisata Kaliratu.

Untuk diketahui, Pandan Kuning Park dan Kaliratu itu beda tempat, meski sama-sama di satu garis pantai. Kaliratu adalah objek wisata konservasi penyu yang ada di Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong. Sedangkan, Pandang Kuning Park, adalah objek wisata yang ada di Kecamatan Petanahan.

Menurut keterangan salah seorang saksi yang ikut diperiksa di Kejati Jawa Tengah, pengalihan anggaran tadi muncul menjelang Idul Fitri 2024, yang jatuh pada tanggal 9 April 2024. Saat itu, bersamaan dengan turunnya kebijakan pemerintah kabupaten Kebumen yang mengalihkan pengelolaan objek wisata Pandan Kuning Park melalui Bumdesma Bodronolo, Petanahan, dari pengelola sebelumnya, Dinas Pariwisata.

Saat diserahi tugas mengelola objek wisata Pandan Kuning Park, diketahui Bumdesma Bodronolo tidak memiliki anggaran. Akhirnya, dilakukan peminjaman dana ke salah satu pengusaha atau pemborong berinisial SLN sebesar Rp 1,6 miliar. (*)

Tags: alun-alun kebumenkasus perahu mendoan kebumenkorupsi kapal mendoanpandan kuning parkperahu mendoan
Previous Post

Pj Gubernur Adhy Terima Konjen AS, “Ajak Perkuat Kerja Sama Industri, Pariwisata dan Pendidikan”

Next Post

Koramil 06/KG Galakan Urban Farming sebagai Perekat Toleransi di Wilayah Kelapa Gading

admin

admin

Next Post
Koramil 06/KG Galakan Urban Farming sebagai Perekat Toleransi di Wilayah Kelapa Gading

Koramil 06/KG Galakan Urban Farming sebagai Perekat Toleransi di Wilayah Kelapa Gading

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version