• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Kisah Pandemi Dalam Gambar Anak

Kisah Pandemi Dalam Gambar Anak

admin by admin
January 10, 2021
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Pesta gambar, begitulah istilah yang diambil, bukan pameran, karya anak-anak dari berbagai usia, yang dibagi dalam kategori usia pra sekolah, dan usia anak klas 1-3 SD dan usia anak klas 4-6 SD, yang diberi tema ‘Kisah Anak-Anak tentang Pandemi Covid-19’, akan dipamerkan  Jumat, 15 Januari 2021, pukul 11.00 melalui youtube Ons TV.

Sebanyak 59 anak-anak dalam tiga kategori seperti disebut, mengirimkan gambar untuk dipestakan bersama secara online. Ada yang mengirim 1 gambar, ada juga yang mengirim lebih dari satu gambar.

Berbagai macam ekspresi anak-anak merespon pademi Covid-19. Masing-masing menyajikan visual yang berbeda-beda, dan semua anak paham akan protokol kesehatan, sehingga masker, cuci tangan dan jaga jarak menjadi kosa-visual yang tidak ditinggalkan.

Anak-anak yang ikut dalam  pesta gambar ini, ada anak-anak difabel tuna wicara, tuli, epylepsi, autis, dislexia, downsyndrom dan lainnya. Antara anak-anak difabel dan normal mempunnyai kesempatan yang sama untuk merespon pandemi covid 19 melalui gambar, yang menggunakan media kertas. Ada yang menggambar menggunakan spidol, pensil warna, pensil hitam putih. Anak-anak diberi kebebasan untuk memilih alat yang digunakan.

“Awas Corona”, karya Dinda Putri Irena.

Anak-anak yang ikut pesta gambar berasal dari kota yang berbeda-beda, tetapi kebanyakan dari Yogyakarta. Namun ada juga dari Jakarta, Bali, Karanganyar dan kota-kota lainnya.

Sri Hartaning Sih, dari Perspekrtif Yogyakarta, satu komunitas yang peduli terhadap anak-anak, terutama anak difabel, yang menyelenggarakan ‘Pesta Gambar’ melihat, bahwa hampir satu tahun, pandemi covid 19 melanda dunia, termasuk Indonesia. Semua orang, tak terkecuali anak-anak mengalami kecemasan yang sama. Proses pendidikan berhenti melakukan interaksi langsung, dan dialihkan secara daring.

“Rupanya, proses belajar daring, yang awalnya menyenangkan sekaligus mengagetkan secara teknis, memiliki implikasi yang lain, ialah menjenuhkan. Anak-anak merasa jenuh belajar di rumah,” kata Sri Hartaning Sih.

Melihat kejenuhan anak-anak, Sri Hartaning Sih, mencoba mengajak anak-anak merespon pandemi melalui gambar,  ajakan itu dipublikasikan melalui media sosial, dan mendapat tanggapan dari anak-anak, yang didukung oleh orang tuanya.

“Dalam publikasi saya menyebutkan anak-anak diminta untuk menggambar sesuai tema, yakni soal covid 19, dan hasilnya difoto dikirimkan ke perspektif, rupanya ada 59 anak dari berbagai kota yang mengirimkan,” ujar Sri Hartaning Sih.

“Pesawat Indonesia” karya Abell Young Johakartono.

Karena bentuknya pesta, bukan festival atau lomba, sehingga tidak ada juara, namun dipilih 11 karya terpilih. Seleksi karya dilakukan oleh Kuss Indarto, seorang kurator seni rupa, Hindrik Schreuder, ahli pendidikan dan Agoes Widhartono, jurnalis.

Semua karya, karena sifatnya bukan lomba, akan dipamerkan di youtube Ons TV. Media digital ini memang beberapa kali telah menyajikan pameran karya seni rupa secara  digital. Selain itu setiap Senin dan Jumat, Ons TV menyajikan content sastra Jawa dan sastra Indonesia dalam bentuk pembacaan geguritan atau cerkak dan tembang Jawa yang ditayang tiap Senin. Setiap jumat menyajikan sastra Indonesia dalam bentuk pembacaan puisi dan lagu puisi penyair dari berbagai kota di Indonesia.

“Dalam kondisi yang selalu ada di rumah, dan mengalami kejenuhan, anak-anak perlu untuk diberi ruang berkreasi, menggambar adalah salah satu bentuk ruang berkreasi, dan karya itu disebarkan secara lebih luas melalui media digital, dalam hal ini Ons TV di youtube” ujar Sri Hartaning Sih.

Pameran akan ditayangkan di Ons TV mulai Jumat, 15 Januari 2021, pkl 11.00. (*/rr)

Tags: covid-19jayakartanewsons tvpandemipesta gambar
Previous Post

Jelang PSBB, Kapolda Jatim Siapkan Revitalisasi Kampung Tangguh Semeru

Next Post

Longsor dan Longsor Lagi di Sumedang

admin

admin

Next Post
Longsor dan Longsor Lagi di Sumedang

Longsor dan Longsor Lagi di Sumedang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version