• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Satelit Nusantara Satu, Solusi Mengurangi Kesenjangan

Satelit Nusantara Satu, Solusi Mengurangi Kesenjangan

admin by admin
February 26, 2019
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Satelit Nusantara Satu, secara resmi diluncurkan secara langsung dari Stasiun Angkatan Udara Cape Caneveral, Florida, Amerika Serikat, Jumat (22/2) atau hari Kamis, sekitar pukul 8.45 waktu setempat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menyambut antusias peluncuran satelit tersebut. “Tepat pukul 8.45 pagi WIB kemarin, roket SpaceX Falcon 9 lepas landas ke angkasa dari Cape Canaveral Florida, Amerika Serikat, membawa Satelit Nusantara Satu milik Indonesia ke orbit bumi. Layanan internet dari satelit ini akan menjangkau seluruh kepulauan Indonesia,” tulis Presiden Jokowi melalui akun twitternya @jokowi yang diunggahnya, kemarin.

Menurut Direktur Utama PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Adi Rahman Adiwoso, satelit Nusantara Satu ini akan mulai beroperasi pada bulan April 2019 mendatang. Adi berharap, satelit ini sebagai upaya dalam mengurangi kesenjangan jaringan komunikasi internet cepat di Tanah Air. “Kebutuhan internet atau broadband sangat tinggi, kami memperkirakan ada 25 ribu desa yang tidak memiliki koneksi komunikasi internet memadai. Jadi, target kami untuk membantu mencakup mereka,” kata Adi sebelum proses peluncuran dilakukan.

Satelit Nusantara Satu ini akan disewa oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Hal ini sesuai dengan target BAKTI untuk memberikan fasilitas dan kebutuhan internet di wilayah yang tidak terjangkau kabel serat optik. BAKTI akan menggunakan layanan satelit PSN ini selama lima tahun ke depan sambil menunggu diselesaikannya Satelit Multifungsi Pemerintah yang ditargetkan selesai pada tahun 2023.

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo, Anang Latif menuturkan, penyediaan kapasitas satelit telekomunikasi  merupakan upaya menyediakan kapasitas satelit lebih awal sembari menunggu  konstruksi Proyek KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha) Satelit Multifungsi

“Sembari menunggu penyelesaian Satria (Satelit Indonesia Raya) yang ditargetkan selesai 2020, kita menyediakan akses internet cepat untuk kebutuhan layanan pendidikan, kesehatan dan pertahanan keamanan dengan kerja sama ini,” ungkap Anang Latif dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyediaan Kapasitas Satelit Telekomunikasi di Hotel Borobudur, Jakarta, akhir Januari lalu.

Penyediaan Kapasitas Satelit Telekomunikasi tersebut, tambah Anang, dimanfaatkan  untuk mendukung program Layanan Akses Internet (BAKTI Aksi) dan layanan backhaul BTS (BAKTI Sinyal). Menurut Dirut BAKTI, setiap pemenang lelang akan menyediakan kapasitas satelit sebesar 21 Gbps (Gigabytes per second).  Bahkan dengan penyediaan kapasitas itu, Anang Latif optimistis target merdeka sinyal akan bisa terwujud dengan cepat.

Nusantara Satu merupakan satelit Indonesia pertama yang menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) berkapasitas hingga 15 Gbps. Teknologi ini, diyakini mampu memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas jauh lebih besar dibandingkan satelit konvensional yang saat ini ada di Indonesia.

Pada akhir tahun 2018, BAKTI telah menggelar lelang penyediaan kapasitas satelit telekomunikasi (transponder) berbasis HTS. PT. Pasifik Satelit Nusantara merupakan salah satu pemenang tender tersebut. Adapun perusahaan lainnya yang lolos evaluasi yakni, PT Indo Pratama Teleglobal, PT. Aplikanusa Lintasarta dan Telkom.

BAKTI juga rencananya akan menggunakan 60 persen kapasitas Ku-band satelit Nusantara Satu yang akan memulai operasinya pada bulan April mendatang. Saat ini, sebanyak 70 persen total kapasitas Nusantara Satu sudah terpakai. Satelit Nusantara Satu memiliki kapasitas 26 transponder C-band dan 12 transponder Extended C-band. Selain itu, juga terdapat 8 spot beam Ku-band dengan total kapasitas bandwidth mencapai 13,6 Gbps. Area cakupan dari satelit ini mencapai seluruh wilayah di Tanah Air. (gun)

Tags: baktijayakartanewssatelit indonesiasatelit nusantara satu
Previous Post

Episode “Galih dan Ratna” Lupa Usia

Next Post

“Pariwisata Halal” Tidak Sesuai Karakter Bali

admin

admin

Next Post
“Pariwisata Halal” Tidak Sesuai Karakter Bali

"Pariwisata Halal" Tidak Sesuai Karakter Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version