• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Film Stadhuis Schandaal Berlatar Era Kolonial Sasar Milenial

Film Stadhuis Schandaal Berlatar Era Kolonial Sasar Milenial

admin by admin
July 23, 2018
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUMAH produksi Xela Pictures dengan memperkenalkan film perdananya yang berjudul “Sara & Fei, Stadhuis Schandaal”, sebuah film berlatar era kolonial gaya kekinian yang mengusung historia romansa percintaan.

Kiprah perdana Xela Pictures ini muncul setelah melihat industri perfilman nasional yang semakin bergairah dengan jumlah penonton yang terus bertambah yang menjadi pasar potensialnya.

“Kami tampil setelah melihat potensi penonton film Indonesia masih sangat besar, serta dengan memproduksi film berlatar belakang sejarah dengan mengangkat budaya kita ke mancanegara agar bisa lebih dikenal bangsa lain seperti ke Tiongkok, yang menjadi pasar kedua film perdana kami”, kata Produser Eksekutif Xela Pictures, Alexander Sutjiadi, Jumat (220/7/2018) di Jakarta.

Xela Pictures menggandeng sutradara senior Adisurya Abdy untuk menghasilkan film berlatar belakang sejarah jaman kolonial yang pernah terjadi ratusan tahun yang lalu namun dikemas secara kekinian.

“Saya tertantang untuk membuat film berlatar belakang sejarah ini, setelah sempat vakum selama 14 tahun, di sini saya dituntut untuk menghasilkan karya yang berbeda dari karya saya yang sebelumnya, yakni menghadirkan sebuah film berlatar belakang masa kolonial yang dikemas dengan gaya masa kini”, ujar sutradara era 80-an yang ngetop dengan beberapa karya filmya seperti Roman Picisan, Macan Kampus, Asmara dan masih banyak lagi.

Kolaborasi antara Xela Pictures dengan sutradara Adisurya Abdy ini telah menghasilkan sebuah thriller dan misteri yang mampu menarik minat penonton usia muda, mereka disasar karena merupakan pasar potensial yang paling banyak datang ke bioskop.

“Film ini menawarkan sesuatu yang berbeda dengan format masa kini tanpa meninggalkan unsur historisnya, sehingga memberikan generasi baru untuk banyak mengetahui sejrah yang belum terungkap”, tambah Adisurya Abdy.

Demi meraih minat penonton di pasaran Tiongkok, film ini mengambil lokasi syuting di dua negara yaitu Jakarta, Pangkalan Bun (Indonesia) serta Shanghai dan Ningbo (Tiongkok).

“Untuk menembus pasar Tiongkok, kami bekerjasama dengan perusahaan film dari Tiongkok, ini adalah sebuah film yang luar biasa, sehingga perlu digarap dengan serius karena Tiongkok merupakan pasar yang sangat potensial, saya berharap semoga film perdana ini bisa diterima penikmat film di negara yang berpenduduk 1,4 Miliar ini”, ungkap Alexander Sutjiadi.

Film Sara & Fei, Stadhuis Schandaal, berkisah tentang seorang mahasiswi bernama Fei yang sedng melakukan riset untuk tugas mata kuliahnya di Musium Fatahillah di kawasan Kota Tua Batavia, di sini Fei didatangi gadis blasteran Belanda-Jepang bernama Sara, yang tiba tiba datang secara misterius yang tanpa disadari membawa Fei masuk ke lorong waktu menuju abad ke 16, di masa pemerintahan Guberur Jenderal Hinda Belanda dijabat oleh Jan Pieterzoon Coen, dari sini cerita berlanjut semakin menarik dan penuh misteri, yang pastinya akan membuat penonton bertanya tanya dan semakin penasaran, film ini rencanany akan ditayangkan serentak di bioskop pada 26 Juli ini. ***

Tags: alexander sutjiadifilm indonesiajayakartanewsStadhuis Schandaalxela pictures
Previous Post

Saat pelukis dari dunia hening melawan polisi dunia

Next Post

Timnas Indonesia Punya Bus Baru

admin

admin

Next Post
Timnas Indonesia Punya Bus Baru

Timnas Indonesia Punya Bus Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version