Kabar

Siapkan Pekerja Migran Kompeten! Disdikbud Sultra Alokasikan Anggaran Pelatihan bagi 60 Siswa SMK

Published

on

Foto: dok Humas/BP3MI Sultra

KENDARI, JAYAKARTA NEWS— Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung pelaksanaan Program SMK Go Global.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara yang diwakili Sekretaris Dinas, di Kantor Disdikbud Sultra, Kamis (11/6/2026).

Dikutip dari keterangan BP3MI Sultra, dalam pertemuan tersebut, Disdikbud Sultra menyatakan komitmennya untuk mendukung Program SMK Go Global melalui alokasi anggaran pelatihan bagi 60 siswa SMK pada tahun 2026.

Program ini ditujukan bagi siswa aktif sebagai bagian dari persiapan calon tenaga kerja yang kompeten dan siap mengikuti penempatan kerja ke luar negeri pada periode 2028–2029.

Selain itu, Disdikbud Sultra bersama BP3MI Sultra akan mendorong para alumni SMK untuk mengisi tautan peminatan program kerja luar negeri guna meningkatkan partisipasi sekaligus memperluas jangkauan program.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Hj. Suhaeni, mengatakan bahwa dukungan terhadap Program SMK Go Global merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di pasar kerja internasional.

“Kami telah mengalokasikan anggaran pelatihan bagi 60 siswa SMK sebagai langkah awal mendukung Program SMK Go Global. Melalui sinergi dengan BP3MI Sultra, kami berharap semakin banyak lulusan SMK yang memiliki kompetensi, kepercayaan diri, dan kesiapan untuk meraih peluang kerja di luar negeri secara aman dan prosedural,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP3MI Sultra, La Ode Askar, menyambut baik dukungan yang diberikan Disdikbud Sultra. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem penyiapan talenta muda Sulawesi Tenggara agar siap bersaing di tingkat global sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.

“Dukungan anggaran pelatihan bagi siswa SMK menjadi langkah strategis dalam menyiapkan talenta muda Sulawesi Tenggara agar siap bersaing dan bekerja di luar negeri secara aman, kompeten, dan prosedural,” katanya.

BP3MI Sultra berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan para pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas calon Pekerja Migran Indonesia sejak dini. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda Sulawesi Tenggara untuk memperoleh peluang kerja yang layak dan berdaya saing global.

Melalui kolaborasi yang kuat antara BP3MI Sultra dan Disdikbud Sultra, Program SMK Go Global diharapkan menjadi instrumen strategis dalam mencetak tenaga kerja terampil yang siap memasuki pasar kerja internasional. Selain membuka peluang karier bagi generasi muda, program ini juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah. (*/di)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version