Histori

Situs Prasejarah di Indonesia dengan Lukisan Gua yang Umurnya Puluhan Ribu Tahun

Published

on

JAYAKARTA NEWS – Indonesia menyimpan jejak situs prasejarah yang umurnya sudah ribuan tahun. Banyak penemuan yang dapat diteliti dan dilestarikaan dari situs praserajah di Indonesia. Selain tengkorak manusia, peninggalan lain yang banyak ditemukan adalah lukisan di gua prasejarah. Situs dengan lukisan prasejarah yang tergambar di dindingnya tersebar di beberapa wilayah Indonesia.

Leang Karampuang
Lukisan gua di Leang Karampuang, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, ini salah satu yang tertua di dunia. Diperkirakan umur lukisan di gua ini sekitar 51.200 tahun. Lukisan-lukisan ini sendiri ditemukan tahun 2017.

Lukisan menghiasi langit-langit gua kapur dengan gambar seekor babi dan tiga manusia. Kondisinya tidak utuh tapi tetap terlihat bentuk sosok binatang babi dan tiga manusia. Gua Leang Karampuang berada di dalam Taman Nasional Bantimurung.

Sangkulirang – Mangkalihat
Gua kapur di Sangkulirang-Mangkalihat, Kalimantan Timur ini salah satu situs prasejarah yang penting. Lokasinya di dekat Sungai Marang dan Gunung Meratus di Kabupaten Tabalong.

Lukisan pertama di Gua Tamrin dianggap salah satu lukisan prasejarah terindah di Indonesia. Lukisannya menggambarkan penari yang ditutup topeng. Jenis tarian ini konon mirip dengan tarian dari suku Melanesia dan tarian tradisional di Papua.

Diperkirakan lukisan sudah berumur 40 ribu tahun dan masih terlihat sangat jelas bentuknya. Selain itu, ada pula lukisan di Gua Ham. Jumlahnya paling tidak sekitar 275 lukisan. Paling banyak lukisan telapak tangan yang tersebar di dinding gua.

Tim Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX bekerja sama dengan PT Semen Tonasa melakukan kajian (X/@Jelantik5)

Pulau Seram
Lukisan gua di Pulau Seram ditemukan di Seram Utara, dekat dengan Sunga Tala.
Penelitian soal lukisan gua ini pertama kali dilakukan Roder, pada tahun 1937-1938.

Lukisan guanya berupa sosok manusia memegang perisai, cap tangan, kadal, burung, matahari dan perahu. Lukisan di Pulau Seram menggunakan lempung merah sebagai bahan untuk melukisnya.

Pulau Muna
Lukisan Gua di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, ini salah satu temuan terbaru lukisan gua di Indonesia.

Lukisan tersebut terdapat di beberapa gua, seperti di Mentanduro, Kolombo, Toko, dan Wa Bose. Salah satu temuan terbarunya di Gua Mentanduro. Lukisan ini diperkirakan umurnya 67.800 tahun.

Umurnya lebih tua dibandingkan yang pernah ditemukan di Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan. Manusia prasejarah diyakini membuat lukisan di Gua Mentanduro dengan menyemprotkan cairan pigment dari mulut.

Saat tangan dilepaskan, terbentuk garis luar telapak tangan. Kemudian mereka memodifikasi lukisan itu jadi lebih kurus dan panjang sehingga jari-jarinya menyerupai cakar.***/mel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version