Dirut BULOG Rizal Ramdhani: Stok Beras Besar tak Berarti Apa-apa jika Mutu tak Terjaga

Dirut BULOG Ahmad Rizal Ramdhani /Foto: Humas BULOG

JAYAKARTA NEWS— Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, besarnya stok beras harus diiringi kualitas yang terjaga. Stok yang besar tidak berarti apa-apa jika mutunya tidak terjaga.

“Stok yang besar tidak berarti apa-apa jika mutunya tidak terjaga. Di balik setiap karung beras ada jerih payah petani dan amanah masyarakat. Karena itu setiap tahapan, dari penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran, harus dijalankan dengan disiplin, jujur, dan penuh tanggung jawab,” ujar tegasnya.

Saat ini Perum BULOG memiliki stok beras 4,6 juta ton yang tersimpan di jaringan gudang di seluruh Indonesia terjaga mutunya menjelang akhir tahun.

Stok tersebut tersimpan di gudang berkapasitas total 6,7 juta ton, dengan tingkat keterisian sekitar 70 persen. BULOG masih memiliki sisa ruang simpan 2 juta ton untuk menyerap hasil panen petani dan menjaga kesiapan penyaluran.

Kapasitas gudang tersebut terdiri atas gudang operasional 3,2 juta ton dan gudang sewa/filial 3,5 juta ton. Dengan jaringan sebesar itu, BULOG menjaga kesiapan stok untuk kebutuhan penyaluran, termasuk menghadapi peningkatan permintaan pangan pada periode Natal dan Tahun Baru.

Begini Cara BULOG Jaga Mutu Beras

Untuk menjaga mutu Cadangan Beras Pemerintah (CBP), petugas BULOG di gudang menjalankan prosedur pengelolaan sesuai standar operasional, meliputi pemeriksaan fisik beras secara berkala untuk memantau kondisi dan kualitas selama penyimpanan, pengawasan kebersihan dan kondisi lingkungan gudang agar beras terlindung dari hama dan kelembapan, serta pengendalian administrasi persediaan agar data stok tertib, akurat, dan akuntabel.

Petugas sedang melakukan pengecekan beras /Foto: dok Humas BULOG

Di berbagai daerah, petugas menghadapi tantangan operasional seperti cuaca ekstrem dan kebutuhan menjaga kondisi beras selama penyimpanan. Pekerjaan ini jarang terlihat masyarakat, namun menjadi fondasi kesiapan pangan nasional.

“Setiap karung yang diperiksa, setiap gudang yang dijaga, dan setiap penyaluran yang dilaksanakan adalah bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Kepercayaan masyarakat harus kita buktikan melalui kerja nyata setiap hari,” tegas Rizal Ramdhani, dilansir Humas BULOG.

Dengan jumlah stok cadangan beras pemerintah yang kuat tersebut, BULOG menjamin kesiapan penugasan pemerintah di bidang pangan, seperti stabilisasi pasokan dan harga, bantuan pangan, serta penanganan kebutuhan darurat bencana khususnya menghadapi momen natal dan tahun baru. (*/di)

Exit mobile version