Traveling
Rumah Apung Di Cirebon Water Land
Kiri: Dermaga untuk menikmati keindahan Laut Jawa. Saat sunset, sangat indah dilihat dari sini. Kanan: Deretan Cottages Apung yang ada di Cirebon Water Lan (CWL). Foto: Resti Handini
Aneka sarana wisatat air Cirebon Water Land. Foto: Resti Handini
Seperti tempat rekreasi umumnya, di CWL ini pun dilengkapi aneka fasilitas laiknya sebuah tempat rekreasi air. Beberapa sarana itu adalah kolam renang ukuran olimpic, kolam arus, water boom, perahu bebek, dan air mancur. Di samping, tersedia pula aneka kuliner, penginapan/cottage.
Jika Anda ingin menginap bersama keluarga, di sini ada 40 cottage di pinggir pantai. Cottage berupa rumah apung yang bangunannya terbuat dari kayu. Benar-benar nuansa alami yang romantis dapat dirasakan saat berada di rumah apung. Terutama saat senja tiba, menikmati sunset.
Aneka sarana permainan di Cirebon Water Land. Foto: Resti Handini
Momen seperti ini biasa dimanfaatkan oleh para pemburu foto dengan latar belakang rumah apung, langitnya terbias kombinasi dengan warna kejinggaan dari imbas matahari terbenam terasa sangat indah.
Wefie di jalan kayu menuju deretan cottages apung di Cirebon Water Land. Foto: Resti Handini
Angka berapa yang harus Anda keluarkan jika ingin menikmati bermalam di rumah apung di CWL? Harga sewa permalamnya dipatok antara Rp 1,5 juta hingga Rp 4 juta. Untuk fasilitas cottage see view harga sewa nya Rp 1,7 juta. Sementara utk cottage kelas full view lebih mahal Rp 2,5 juta. Terbagi lagi dalam family cottage dan suite family cottage.
Ciri khas lainnya di CWL adalah tempat wisata kuliner yaitu restoran yang berbentuk kapal dengan nama “Cheng Ho”, nama pelaut Tiongkok yang legendaris karena mengarungi lautan Indonesia dengan misi dagangnya.
Resto Cheng Ho, di Cirebon Water Land. Foto: Resti Handini
Di Resto Cheng Ho tersedia aneka makanan dan minuman. Seperti sea food, aneka steak sebut saja sirloin steak, Cheng Ho beef steak, grilled Norwegian salmon. Aneka pasta pun ada di sini. Tentu saja tersedia makanan Indonesia antara lain ayam kemangi, sop iga, sop buntut, dan nasi timbel. Sedangkan minumannya ada aneka pilihan, seperti kelapa muda, kocktail, berbagai juice segar.
Grilled Norwegian Salmon di Resto Cheng Ho. Foto: Resti Handini
Sekelumit sejarah keberadaan Cirebon Water Land. Sebelum tahun 1966, area ini bernama Taman Traffic Garden Cirebon. Kala itu taman tersebut merupakan satu-satunya tempat rekreasi dan taman bermain di Kota Cirebon. Mulai awal tahun 2014 taman ini dikembangkan dan diperluas menjadi Cirebon Water Land. Selesai pembangunannya tahun 2015. Dan kini menjadi tempat wisata iconic di Cirebon. ***
Cottages apung di Cirebon Water Land. Foto: Resti Handini