Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Roh Mati Paksa 'Cinta Berujung Maut' Diputar di Tiga Negara - Jayakarta News

Entertainment

Roh Mati Paksa ‘Cinta Berujung Maut’ Diputar di Tiga Negara

Published

on

JAYAKARTA NEWS— Film perdana produksi Super Media Pictures bertajuk Roh Mati Paksa ‘Cinta Berujung Maut’ akan diputar di tiga negara Asean yaitu Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam, bersamaan dengan ditayangkannya film bergenre horor action di Indonesia.

Diproduseri Unchu Viejay dan Decky Deal serta disutradarai Adi Garing. “Awalnya, judul pakai bahasa Inggris. Ini keliru.  Justru orang-orang Melayu di negara jiran lebih senang menggunakan bahasa Indonesia. Alasannya, lebih impresif dan terkait budaya misteri di Indonesia,” kata Adi Garing usai peluncuran trailer dan poster di Epicentrum, Jakarta, baru-baru ini.

Ihwal genre horor action, Adi Garing berpendapat dia mencoba memberikan sentuhan lain. “Nuansa horor saya kolaborasi dengan adegan laga (action). Saya pastikan, adegan perkelahian di sini akan beda dan lebih punya warna,” jelasnya. Mengambil lokasi di Puncak, Jawa Barat, film ini mengusung tema kehidupan milenial yang tak dikontrol. “Saya berharap, generasi muda dapat memetik pelajaran dan edukasi setelah menonton film ini,” imbuh Adi Garing.

Kisahnya tentang keangkuhan Boy yang mempermainkan perasaan Lastri menjadi penyebab segala teror yang terjadi pada teman-temannya di sebuah vila terpencil milik kakek Boy.

Vina yang heran melihat teror beruntun yang menimpa teman-temannya akhirnya mencari rahasia dan penyebab teror. Kematian yang didasari oleh kemarahan besar akan menjadi kutukan. Siapa pun yang menghalangi, akan terkena dampaknya. Dan kutukan itu akan tetap ada di tempat kejadian tersebut.

Melalui bantuan seorang paranormal, akhirnya kutukan dan teror lenyap dan orang yang ‘trance’ (kesurupan) menjadi sadar. Film yang mendapat jadwal tayang di bulan Maret ini dibintangi pemain yaitu Arnold Leonard, Dea Annisa, Gabriella Larasati, Ratu Sikumbang, Ismi Melinda, Ahmad Pule, Natalie Zenn dan Robert Chaniago. (pik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version