Kabar

Pagelaran Batu Breksi Bernyanyi #2

Published

on

Destinasi wisata alam Tebing Breksi Yogyakarta kembali menggelar pementasan environmental art bertajuk “Batu Breksi Bernyanyi” untuk kali kedua (sequel) pada hari Minggu 29 Juni 2005 di lokasi eksotis teater terbuka Tebing Breksi. Penampilan kali ini merupakan lanjutan konsep participatory performance dengan melibatkan penonton sebagai bagian dari komposisi batu breksi bernyanyi.

Komposer senior sekaligus konseptor pertunjukan Batu Breksi Bernyanyi Dr. Memet Chairul Slamet menyampaikan keterlibatan audience sebagai bagian dari repertoar merupakan paduan komprehensif auiditif. Penonton dapat merasakan langsung experience memainkan batu sebagai media bunyi.

Pengalaman ruang auditif penonton dapat menjadi trigger dalam rangkaian repertoar tersebut, sehingga gagasan kreativitas environmental art serta originalitas tonalitas reproduksi bunyi batu tersampaikan secara substantif.

Kekuatan bunyi batuan khas Tebing Breksi menjadi daya tarik utama bagi audience. Dengan demikian penampilan kali ini merupakan respon positif dari animo pengunjung Tebing Breksi yang sebelumnya sempat menikmati pertunjukan Batu Breksi Bernyanyi perdana.

Menurut Memet Chairul slamet komposisi ikonik Tebing Batu Bernyanyi memiliki kans berkembang lebih luas ke depannya. Dengan ekplorasi bunyi secara intens komposisi-komposisi selanjutnya akan menghasilkan kekaryaan ekperimental inovatif secara kompositorik.

Sebagaimana karya musik pada umumnya keunikan maupun kekhasan pementasan batu breksi bernyanyi akan banyak menarik minat kunjung wisatawan ke tebing breksi sebagai salah satu destinasi geohitage. Didukung visualisasi gerak maupun narasi tutur tentang historis tebing breksi penonton memeperoleh impresi personal tentang kisah tebing breksi dari masa ke masa.

Sebagai satu gelaran khas batu Breksi Bernyanyi merupakan sajian music experimental luar ruang dengan daya tarik tersendiri. Event ini akan digelar secara berkala baik secara costumised maupun regular ke depannya disampaikan oleh penyelenggara sekaligus ketua pengelola destinasi tebing breksi Cholik.

Hal ini menarik dikarenakan music experimental pada khususnya environmental art selama ini banyak dipresentasikan dalam koridor pementasan terbatas. Menekankan pada ekpresi serta temuan inovatif sebuah art research.

Bagi yang penasaran untuk merasakan keseruan pementasan music environmental art Tebing Batu Bernyanyi jangan lewatkan pagelaran istimewa ini. Datang dan nikmati petualangan auditif Batu Breksi Bernyanyi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version