Entertainment
Nayato Fio Nuala Wafat: Sutradara dengan Banyak Nama
JAYAKARTA NEWS — Dunia hiburan kembali kehilangan seorang sosok penting. Sutradara Nayato Fio Nuala (63 tahun) wafat setelah enam tahun menderita penyakit stroke dan otak.
Dijadwalkan jenazah Nayato akan dimakamkan di TPU Joglo, Selasa (21/4). Sementara jenazah disemayamkan di Rumah Duka Boen Tek Bio, Karawaci Ilir, Tangsel, Banten.
Pria lajang kelahiran Bireuen, Aceh ini mempunyai banyak nama alias yaitu Koya Pagayo, Pingkan Utari, Ian Jacobs, Ian Nguyen Lampa dan Chiska Doppert. Nama terakhir kemudian dipakai astrada nya.
Raffi Ahmad mengaku bersedih atas wafatnya Nayato dan menganggap Nayato berjasa besar bagi perjalanan karier di dunia film dan televisi.
‘Almarhum membuka jalan saat saya masih berusia 13 tahun di film dan beliau sering memberi pelajaran hidup kepada saya,” kenang Raffi Ahmad.
Sependapat dengan produser Ody Mulya Hidayat dan sutradara Garin Nugroho.
“Nayato sangat disiplin dan bekerja cepat tapi rapi. Dia benar-benar efektif memanfaatkan waktu di lokasi syuting dan studio,” papar Ody Mulya Hidayat.
Dalam perjalanan kariernya, Nayato membuat 85 film dan 15 sinetron.
Antara lain ‘Ada Hantu di Sekolah’, ‘Hantu Perawan Jeruk Purut’, ‘The Soul’, ‘12.00 AM’, ‘Virgin 2’, ‘Heart 2 Heart’, ‘Kereta Hantu Manggarai’, ‘Ekskul’ dll.
Sinetron yang cukup dikenal antara lain ‘Magic’, ‘Enigma’ dan ‘Cinta Misteri’.
Sebuah film karyanya berjudul ‘Ekskul’ dinobatkan sebagai film dan sutradara terbaik di FFI 2006 namun sempat ramai menjadi kontroversial.
Nayato dituduh menjiplak tata musiknya yang mencomot dari musik film ‘Gladiator’.
Majelis Film Indonesia yang terdiri atas Mira Lesmana, Riri Riza, Rudi Soedjarwo dan Hanung Bramantyo spontan mengembalikan sebanyak 26 piala Citra ke Mendikbud Jero Wacik.
Dewan Juri FFI 2006 saat itu digawangi tokoh-tokoh terkenal yaitu Noorca Marendra Massardi (Ketua), Rima Melati, Remy Sylado, Embie C Noer dan Eddy D Iskandar.
Badan Pembinaan Perfilman Indonesia (BP2N) kemudian mengetuk palu : membatalkan kembali Ekskul sebagai film terbaik dan Nayato sutradara terbaik di FFI 2006.
Ekskul yang dibintangi Ramon Y Tungka, Metha Yunatria, Shella Mercia, Indra Brasco, Teguh Leo dan Samuel Zylgyn tetap diputar di bioskop dan disesaki penonton.
Ekskul menceritakan pelecehan orang tua di rumah dan penyanderaan siswa SMA.
Selamat jalan Nayato Fio Nuala ! (pik)