Traveling

Hutan Kota Srengseng, Tempat Napas Segar di Tengah Riuhnya Jakarta Barat

Published

on

Udara segar, pepohonan rindang, dan danau tenang di Hutan Kota Srengseng bikin lupa kalau kamu masih di Jakarta (Foto: Kabar BUMN)

JAYAKARTA NEWS – Di tengah padatnya kawasan Jakarta Barat, masih ada satu ruang hijau yang memberi jeda dari hiruk pikuk ibu kota, Hutan Kota Srengseng.

Terletak di Jalan H. Kelik, Kelurahan Srengseng, kawasan ini menjadi tempat favorit warga untuk sekadar menarik napas dalam, berolahraga ringan, atau menikmati waktu santai bersama keluarga.

Suasana di dalam hutan begitu berbeda dari suasana luar.

Begitu melangkah melewati gerbangnya, udara terasa lebih lembap dan segar, aroma tanah dan daun menyambut dengan tenang.

Pepohonan besar berjajar rapat, memberikan keteduhan alami yang sulit ditemukan di pusat kota.

Dengan luas sekitar 15 hektare, Hutan Kota Srengseng kini menjadi salah satu paru-paru hijau Jakarta.

Lebih dari 10.000 pohon tumbuh di kawasan ini, mulai dari mahoni, jati, hingga akasia.

Di beberapa titik, terdapat papan penanda nama pohon yang menambah nilai edukatif bagi pengunjung, terutama anak-anak.

Selain rindang, kawasan ini juga dilengkapi dengan danau buatan yang berfungsi sebagai area resapan air dan spot favorit untuk memancing.

Di sekitarnya, tersedia jalur jogging, taman bermain anak, dan area piknik sederhana.

Tempat ini juga ramah hewan peliharaan, membuatnya jadi destinasi yang pas untuk para pencinta hewan yang ingin berjalan santai bersama anjing atau kucing mereka.

Yang menarik, di dalam kawasan hutan terdapat zona konservasi lebah trigona serta area pengomposan alami.

Keduanya menjadi bagian dari upaya edukasi lingkungan, mengajarkan pentingnya menjaga ekosistem di tengah kota yang serba cepat dan padat.

Lari pagi di bawah rimbun pepohonan? Bisa banget di Hutan Kota Srengseng!

Dengan tiket masuk hanya Rp3.000, siapa pun bisa menikmati kesejukan dan ketenangan yang ditawarkan tempat ini.

Banyak pengunjung datang untuk jogging pagi, piknik sore, atau sekadar duduk di tepi danau sambil menikmati semilir angin.

Hutan Kota Srengseng bukan sekadar ruang terbuka hijau, ini adalah simbol bahwa di tengah hiruk pikuk beton dan kendaraan, Jakarta masih menyisakan ruang untuk bernapas, menenangkan diri, dan menyatu dengan alam.***/mel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version