Polhukam
Gubernur DKJ Terpilih Pramono-Doel Bereskan Janji 100 Hari Pertama
JAYAKARTA NEWS – Gubernur Terpilih Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Pramono Anung Wibowo membereskan janjinya pada 100 hari pertama setelah resmi dilantik di antaranya menyangkut lahan (agraria) di Kampung Bayam, Tanah Merah, dan lainnya.
“Dalam 100 hari pertama kalau kami nanti dilantik, kami akan putar kembali ke tempat-tempat yang pada waktu itu kami hadir ketika sosialisasi,” ujar Pramono setelah ditetapkan sebagai Gubernur terpilih di Jakarta, Kamis (9/1/2025).
Pramono juga mengatakan, pada 100 hari pertama akan membereskan permasalahan yang masih banyak di lapangan di antaranya Kampung Bayam, Tanah Merah, Kartu Jakarta Pintar, Jakarta Sehat, Lansia, dan persoalan lainnya yang sudah menjadi janji politik mereka berdua.
“Seluruh janji-janji politik kita akan kami laksanakan semampu kita,” kata Pramono.
Menurut Pramono, langkah ini merupakan upaya untuk menyiapkan semua yang diperlukan ketika resmi dilantik sebagai gubernur nanti. Hal ini setelah dilantik langsung bekerja bersama wakil gubernur Rano Karno atau Si Doel.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno atau Si Doel sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta.
“Sesuai undang-undang menyatakan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memperoleh suara lebih dari 50 persen ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih,” ujar Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata di Jakarta, Kamis (9/1/2025).
Berdasarkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 pasangan Calon Gubernur Dan Wakil Gubernur nomor urut 3 Pramono Anung dan Rano Karno atau Si Doel memperoleh 2.183.239 suara atau 50,07 persen dari total suara sah.
Menjelang pelantikannya, Pramono memberntuk tim transisi dengan 14 orang profesional di bidangnya. Tim ini untuk mempersiapkan proses peralihan pemerintahan sebelum resmi dilantik. (yr)
Promono menyebutkan ke-14 nama yang masuk dalam tim transisi terdiri atas:
Tim Inti
1. Ketua Tim: Ima Mahdiah
2. Koordinator Operasional: Emir Kresna
3. Koordinator Komunikasi: Chiko Hakim
4. Sekretaris: Beno Mohamad Ibnu
Tim Bidang Teknis
1. Bidang Sumber Daya Manusia: M. Syafrudin
2. Bidang Perencanaan: Mangatta Toding Allo
3. Bidang Keuangan: Yustinus Prastowo
4. Bidang Infrastruktur:John Oddius
5. Bidang Teknologi Informasi: Yunarto Wijaya
Tim Bidang Kebijakan
1. Bidang Kebijakan Publik: Nirwono Joga
2. Bidang Kebijakan Ekonomi: Agus Haryadi
3. Bidang Kebijakan Sosial & Budaya: Dedi Wijaya
4. Bidang Kebijakan Lingkungan Hidup: Prof. Firdaus Ali
5. Bidang Kebijakan Kesehatan: Charles Honoris
Tim Pendukung
1. Wakil Sekretaris: Desa Pridini
2. Asisten Data dan Komunikasi: Mandira Bienna Elmir.