Entertainment
Film Horor ‘Urang Bunian’: Dunia Lain yang tak Bisa Dilihat tapi Selalu Ada
JAYAKARTA NEWS— Bagi masyarakat Sumatera Barat, makhluk gaib Urang Bunian dipercaya ada. Ciri fisik menyerupai manusia dan menyebarkan bau harum. Menempati pegunungan, bukit, hutan lebat dan rumah kosong yang sepi.
Urang Bunian ada yang baik dan ada yang usil atau jahat.
Sutradara Rendy Herpy yang dari Sumbar kali ini menggandeng DHF dan RH Entertainment membuat film horor misteri berjudul ‘Urang Bunian’ yang akan beredar 17 September 2026.
“Selama ini cerita horor didominasi makhluk astral dari Jawa seperti kuntilanak, sundel bolong dan jelangkung. Warga Sumbar pun punya cerita rakyat dan mitologi Urang Bunian,” ujar Rendy Herpy.
Urang Bunian bukan hanya hantu hutan terlarang saja tapi juga memiliki entitas dan aturan tersendiri. “Tempat batas antara manusia dan makhluk gaib sangat tipis,” jelas produser Johansyah Jumberan yang asal Kalimantan.
Kapten Teddy (Dimas Aditya), perwira TNI dan sahabat baiknya, Kevin (Fauzan Nasrul) sedang berjalan malam melalui hutan di pedalaman Sumbar.
Mereka mengabaikan larangan adat karena masuk ke wilayah terlarang Urang Bunian.
Mereka terjebak memutarbalikkan kenyataan. Dan lalu mencari jalan keluar.
Namun, makhluk penunggu hutan larangan murka dan menebarkan teror dan petaka.
“Saya baru sekali jadi perwira TNI. Seru juga prajurit bertarung melawan makhluk gaib,” kenang Dimas Aditya.
Syuting di dalam kegelapan hutan Payakumbuh. “Enggak tahu mana pagi mana malam. Syuting pada pagi hari tahu-tahu sudah pagi lagi,” imbuhnya.
Dimas Aditya mengaku merinding selama syuting mendengar suara dan kejadian aneh.
Di sisi lain, film ini meski bergenre horor tapi sangat lihai menjual wisata Sumbar yang elok.
Ada Jam Gadang di Bukittinggi, danau Maninjau dan sekilas Ngarai Sianok nan cantik tak terpermanai.
“Kita berjanji akan melanjutkan sekuel Urang Bunian 2. Dan masih banyak obyek wisata Sumbar yang pantas diangkat ke layar seperti Gua Japang di Bukittinggi dengan bunkernya untuk persembunyian tentara Jepang, danau Kerinci, Kelok Sembilan dan rumah adat Minang nan menawan,” urai Johansyah Jumberan.
Banyak cerita rakyat (folk lore) yang melegenda yang pantas diangkat ke ranah film dan ini sangat menarik.
Urang Bunian disesakj banyak pemeran dari Jakarta dan lokal Sumbar yaitu Dimas Aditya, Adinda Thomas, Ruth Marini, Naura Hakim, Anton Permana, Fauzan Nasrul, Ifan Mini, Rere Renata, Rendy F Pratama, Kevin Zuhri, Arjun dan masih banyak lagi. (pik)