Site icon Jayakarta News

Fakta dan Imajinasi Terong

Gde Mahesa

Melihat terong, pikiran orang bisa kemana-mana, semua tergantung siapa yang melihat: Pada saat apa, dan dalam keadaan apa. Dalam situasi tertentu, terong bisa membuat tertawa nakal, ada juga yang bergidig.

Terlepas dari semua itu, jenis sayuran yang satu ini mempunyai mitos seram. Konon bisa membikin letoy seorang yang perkasa, bisa mengakibatkan mandul, juga asam urat. Sungguh sebuah warisan mitologi yang tidak menyenangkan. Benarkah demikian ?

Menurut para ahli, klaim ini tidak berdasar. Justru terong mengandung antioksidan penting, seperti antosianin, yang dapat membantu menjaga kesehatan sel, termasuk sistem reproduksi. Sedangkan kandungan flavonoid dalam terong bisa membantu melancarkan peredaran darah, yang penting bagi vitalitas pria.

Menurut pakar gizi, kandungan purin dalam terong sangat rendah. Jika dikonsumsi dalam porsi wajar, terong tidak akan meningkatkan kadar asam urat secara signifikan.

Jadi, mitos terong dan keperkasaan pria tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. Terong adalah sayuran bergizi yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Jika ingin menjaga atau meningkatkan vitalitas, lebih baik fokus pada pola hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi secara keseluruhan, bukan menghindari satu jenis makanan tertentu.

Jika ada kekhawatiran mengenai kesehatan seksual, lah ini, sebaiknya konsultasi dengan dokter spesialis lebih dulu, sebab hal tersebut adalah langkah terbaik untuk mendapatkan informasi yang akurat dan sesuai dengan kondisi yang bersangkutan. Jika belum mantab tambah ke alternatif, dengan syarat harus yakin lebih dulu.

Konon, terong berasal dari Asia. Sedangkan terong merah atau oranye berasal dari Afrika. Terong kemudian sampai ke Eropa bersama kekaisaran Islam pada abad ke-7 dan ke-8.

Ada sumber yang mengatakan bahwa negara Cina merupakan produsen terong terbesar, lebih dari 63 persen dari produksi dunia. Menariknya buah terong ini mempunyai
banyak varietasnya. Nyaris semuanya mirip dan rasanya lembut, beberapa di antaranya sangat menggemaskan dan membuat ketagihan.

Uniknya, ternyata biji terong mengandung nikotin, lho. Keberadaan nikotin inilah yang menyebabkan ada rasa pahit yang muncul saat mengkonsumsi biji terong.
Kendati begitu, kadar nikotin dalam biji terung tidak tinggi sehingga aman-aman saja dimakan.

Di Indonesia, khususnya Jawa, terong sering dikaitkan dengan sesaji dalam beberapa konteks budaya dan spiritual.

Adapun beberapa interpretasi dan penggunaannya adalah:

Exit mobile version