Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Emil Dardak Tinjau Tanggul Kali Lamong yang Jebol, Sejumlah Alat Berat dan Kawat Didatangkan untuk Perbaikan Tanggul - Jayakarta News

Kabar

Emil Dardak Tinjau Tanggul Kali Lamong yang Jebol, Sejumlah Alat Berat dan Kawat Didatangkan untuk Perbaikan Tanggul

Published

on

Wagub Emil berbincang dengan masyarakat sehubungan dengan jebolnya tanggul di daerah mereka(foto: istimewa)

GRESIK, JAYAKARTA NEWS – Tanggul Kali Lamong yang jebol di Gresik beberapa waktu lalu, mendapat perhatian khusus dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Bersama Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, Emil meninjau langsung beberapa titik tanggul yang jebol yakni di Desa Jono dan Desa Boboh, Kecematan Cerme, Kab. Gresik, Selasa (4/3/2025).

Usai meninjau tanggul, Emil menyampaikan Pemprov Jatim telah melakukan sejumlah upaya perbaikan tanggul di titik-titik yang mengalami kerusakan. Sejumlah alat berat dan kawat bronjong, lanjutnya, kini telah dikirimkan ke titik-titik tersebut untuk selanjutnya dilakukan perbaikan tanggul.

“Jebolnya ini karena kali Lamong meluap. Saat ini proses perbaikan dalam pengerjaan dengan memasang paravet di titik-titik yang jebol. Sehingga jika musim hujan tiba, maka kita tidak khawatir akan terjadi banjir lagi di Desa Jono,” kata Emil.

Sebelumnya kata Emil, Pemprov Jatim melalui BPBD telah melakukan sejumlah program penanganan banjir akibat meluapnya Kali Lamong.

Beberapa di antaranya adalah pembangunan tanggul, normalisasi Kali Lamong hingga membuat retarding basin atau kolam penampung air hujan.

Terkait pembangunan tanggul, sejak tahun 2021-2024 telah dibangun tanggul sepanjang 2.710m mulai dari desa Jono hingga desa Kedanyang.

Sementara untuk normalisasi Kali Lamong, di tahun 2024 telah dilakukan normalisasi sepanjang 44,58 km dari 58 km. Selain itu juga dilakukan normalisasi sepanjang 141,43 km anak sungai dari 350 km.

“Saat ini sudah dibangun 1 retarding basin di Desa Tambak Beras. Rencananya akan dibangun 9 titik retarding basin di Kab. Gresik,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Emil juga melakukan buka puasa bersama 75 KK yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul di lokasi tempat pengungsian di Desa Boboh.

Di lokasi ini, ia juga memastikan kelengkapan bantuan sosial dari Pemprov Jatim yang akan dibagikan kepada warga yang terdampak banjir.***poedji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version