Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Dwiki Dharmawan, dari Sarajevo ke Jatiluhur - Jayakarta News

Entertainment

Dwiki Dharmawan, dari Sarajevo ke Jatiluhur

Published

on

JAYAKARTA NEWS—Baru saja menginjakkan kaki di Indonesia, pemusik jazz Dwiki Dharmawan sudah bersiap tampil di Jatiluhur International Jazz Festival, yang akan dihelat di Jatiluhur, 30 November dan 1 Desember 2019.

Acara yang pertama digelar di waduk buatan ini diselenggarakan oleh Perum Jasa Tirta 2 selaku BUMN. Saat ini, jazz memang sudah mulai merambah ke semua kalangan di berbagai daerah di Indonesia.

Dwiki Dharmawan— foto dudut

“Konsep pertunjukan yang kami siapkan ini merupakan kolaborasi musik dari beberapa genre dengan sentuhan jazz. Artis dan musisi yang akan tampil dalam festival ini adalah musisi tingkat internasional diantaranya  Steve Thornton, sedangkan musisi nasional diantaranya Dwiki Dharmawan, Marcell, Java Jive, Krakatau Band, Via Vallen dan Zaskia Gotik,” kata Dirut Jasa Tirta 2, U. Saefudin Noer.

Dwiki Dharmawan di Sarajevo– foto instagram dwiki

Sedangkan Festival Jazz Sarajevo merupakan festival jazz terbaik di Eropa dan sudah berusia 23 tahun. Dwiki unjuk diri bersama musisi multi negara dalam Dwiki Dharmawan World Peace Band. Personelnya adalah Dwiki Dharmawan pada piano, synthesizer, leader dan arranger, Boris Savoldelli (vokal), Kamal Musallam (gitar) dan Asaf Sirkis  (drum).

Dwiki bersama bandnya membawakan repertoir seperti ‘Paris Barantai’, ‘Arafura’, ‘Spirit of Peace’, lagu etnis dari Palestina ‘Ramallah’ dan ‘Bubuy Bulan’ dari Sunda.

 “Saya bermimpi menampilkan budaya dengan halus, sopan, dan memberi keterbukaan dan ruang dengan para musisi untuk interaktif dan eksponsif. Saya tak henti-hentinya menggelar diplomasi perdamaian dunia melalui jazz,” timpal Dwiki Dharmawan. (pik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version