Doll Ghawiah: Mitos Boneka yang Meneror Keluarga di Bandung

Boneka Uci (foto hitmaker)

JAYAKARTA NEWS  — Semesta hantu boneka datang lagi.

Enam tahun silam (2018), setelah rilis Sabrina, kini sempalan (spin off) hantu boneka hadir meneror sebuah keluarga di Bandung.

Sutradara Guntur Soeharjanto kali ini jadi sutradara dan Rocky Soraya dari Hitmaker Studios jadi produsernya.

Ghawiah artinya sesat atau hawa nafsu (bahasa Arab).

Berlatar tahun 1988, keluarga Arya Pranata mencoba kehidupan baru dengan membuka restoran di Bandung.

Kisah ini menjadi awal munculnya gangguan yang berkaitan dengan boneka bernama Uci.

Evi yang sedang menyetir mobil sendirian di tempat sepi mendadak menabrak sebuah keluarga di kawasan Babakan Siliwangi.

Sebuah keluarga tewas semua : suami, isteri dan puteri mereka yang sedang mendekap boneka.

Lima pemeran utama The Doll Ghawiah (foto hitmaker)

Ketiganya lalu dikuburkan dan aneh, boneka tak bisa lepas dari genggaman pemiliknya yang tewas.

Kasus tabrak lari ini menjadi rahasia kelam Evi.

Namun, boneka Uci menuntut balas. Tiba-tiba kedua puteri Arya dan Evi yaitu Gita dan Nala raib.

Pelayan resto sekaligus paranormal bernama Laras dimintai tolong membuka rahasia ini. Buku primbon dibuka dan di sana ada jawabannya.

Berhasil ?

“Hantu boneka menjadi satu elemen yang menghubungkan dengan  kejadian tabrak lari yang dirahasiakan Evi yang menjadi latar cerita,” ujar Guntur Soeharjanto.

Hantu boneka juga menjadi pengembangan cerita horor misteri ini.

Doll Ghawiah yang akan dirilis 29 Oktober 2026 ini  dibintangi sederet pemeran dengan akting meyakinkan yaitu Darius Sinathrya, Titi Kamal, Sara Wijayanto, Aisyah Aqilah dan Laura Moane plus banyak cameo lain.

Rocky Soraya mengemukakan boneka menjadi tempat bersemayam jiwa-jiwa yang terluka.

Sebuah keluarga yang semula bahagia menjadi gelap gulita akibat membohongi dan menyembunyikan kesalahan dan dosanya di masa silam.

Film ini menjadi edukasi berharga bagi kita agar saling menghargai dan terbuka menerima keadaan di tengah situasi dan kondisi  seruwet apa pun.

Masih ada sekuel dari spin off The Doll ?

“Kalau Doll Ghawiah sukses dan box office, ya, kita lanjutkan,” janji Guntur Soeharjanto. (pik)

Exit mobile version