Kabar

Akan Bertemu Pemimpin Korut Kim Jong Un, Trump: Saya Miliki Hubungan Baik dengannya!

Published

on

Presiden Donald Trump, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un/Foto: kolase X

JAYAKARTA NEWS— Presiden Donald Trump mengonfirmasi rencana pertemuan dengan Kim Jong Un — dan mengungkapkan jumlah pasti senjata nuklir yang dimiliki Korea Utara. Dikabarkan, pertemuan itu akan dilakukan pada akhir tahun ini.

Jika terwujud maka pertemuan kedua tokoh itu akan menjadi perjumpaan yang ketiga kalinya selama menjabat pemimpin tertinggi.

Mengutip New York Post, Trump enggan menyebutkan tanggal pertemuan tersebut, namun sejumlah laporan mengisyaratkan acara itu bisa berlangsung pada bulan November, saat sang presiden berada di Tiongkok untuk menghadiri KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).

Kim Jong Un 57 Miliki Senjata Nuklir yang Sangat Kuat

“Saya memiliki hubungan yang baik dengannya, dan tahukah Anda? Fakta bahwa saya bisa akur dengannya—itu adalah hal yang baik, bukan hal yang buruk,” ujar Trump kepada para wartawan di Gedung Putih, seraya menambahkan bahwa Kim memiliki “57 senjata nuklir yang sangat kuat.”

“Seharusnya hal itu tidak pernah dibiarkan terjadi,” tambah sang presiden. “Mereka seharusnya tidak membiarkannya. Jika saya presidennya, saya tidak akan membiarkannya. Namun, dia sudah memilikinya.”

Para pengamat mengaitkan tingginya jumlah serangan dan korban jiwa dengan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk tidak memasok rudal pencegat PAC-2 dan PAC-3 bagi sistem pertahanan udara Patriot buatan AS.

Harga setiap rudal pencegat mencapai jutaan dolar, dan hanya sekitar 50 unit yang dapat diproduksi setiap bulannya di pabrik Lockheed Martin di Arkansas.

Gedung Putih mengalihkan pasokan tersebut kepada sekutu-sekutunya di Timur Tengah menyusul serangan Washington dan Israel terhadap Iran—serta memutuskan untuk memperkuat cadangan strategis mereka sendiri.

Kyiv hanya memiliki sepersepuluh dari jumlah rudal pencegat yang dibutuhkannya, ungkap Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kepada CNN pada 12 Agustus.

Penilaian intelijen sebelumnya mengindikasikan bahwa Korea Utara memiliki antara 50 hingga 60 hulu ledak nuklir aktif, namun komentar Trump menandai kali pertama seorang pejabat AS menyebutkan angka secara spesifik. (Sumber: New York Post)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version