Trump “Serang” Cina

 Trump “Serang” Cina

SUSUNAN kabinet Presiden Donald Trump sedikit banyak mencerminkan arah baru Amerika di bawah pemerintahan Partai Republik. Kita akan melihat Amerika yang berbeda, Trump dengan slogan “America First” akan menerapkan kebijakan luar negeri dengan dasar kepentingan nasional tanpa atau sedikit peduli dengan dampaknya terhadap negara-negara lain.

Dahulu itu…

Di era Barrack Obama, perdangan internasional lebih terbuka. Sekarang, di bawah Trump, cenderung lebih menutup Amerika dari serbuan barang murah dari luar, terutama dari Cina. Jika ini benar-benar akan menjadi serangan Trump kepada negeri tirai bambu itu.

Tercatat ada dua pejabat setingkat menteri yang dikenal “anti-Cina” di bidang kebijakan perdagangan. Memang ada latar belakang perlakuan khusus Amerika sejak lebih 20 tahun lalu dengan memberi status istimewa kepada Cina sehingga bisa mengekspor barang ke Amerika dengan tarif kecil atau bahkan tanpa hambatan tarif. Namun kebijakan ini tampaknya akan berakhir.  Robert Lighthizer, yang akan menjabat Perwakilan Perdagangan Amerika.

Kemudian Direktur Kebijakan Perdagangan dan Industri Peter Navaroro, yang jadi satu-satunya ekonom mumpuni di lingkaran dalam Trump. Kedua orang ini dan beberapa yang lain di dalam kabinet dikenal luas telah lama mengkritik kebijakan perdagangan Amerika terhadap Cina, yang tentu saja menurut mereka terlalu menguntungkan Cina. Kebijakan yang akan dilahirkan mereka bisa dipastikan akan membuat hubungan kedua raksasa ekonomi memburuk, yang punya dampak besar ke seluruh dunia.

Kemudian ada jajaran miliarder dan direktur utama perusahaan raksasa Amerika yang akan jadi menteri. Seperti, Penasihat Khusus Reformasi Regulasi Carl Icahn. Dia dikenal sebagai investor yang suka membeli saham sebuah perusahaan dan memaksa perusahaan itu agar lebih mendahulukan kepentingan pemegang saham.

Lalu Menteri Luar Negeri Rex W. Tillerson, yang juga menjabat CEO Exxon Mobil. Kedekatannya dengan Presiden Rusia Vladimir V. Putin akan jadi ganjalan besar ketika dengar pendapat di Senat nantinya. Tapi jelas, kedekatan dengan Putin sama artinya akan menciptakan jarak terhadap Cina. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *