JAYAKARTA NEWS – Jauh sebelum muncul kopi modern, orang Yogyakarta sudah punya racikan kopi tradisional bahkan lokal.
Racikan kopi tradisional hadirkan rasa yang otentik dan disuka warga Yogyakarta karena kelokalannya.
Tempat dengan racikan kopi tradisional ini masih bisa ditemukan di Yogyakarta.
Dikutip dari Laman BUMN, Senin (7/10/2023), selain masih mempertahankan gaya racikan, mereka juga masih menggunakan kopi lokal yang sama.
1. Kopi Menoreh Pak Rohmat
Tempat ngopi ini sangat sederhana karena konsepnya kedai kopi biasa.
Lokasinya di Samigaluh, Kulon Progo. Sangat dekat dengan Bukit Menoreh.
Kedai ini menggunakan kopi yang tumbuh di sekitar Yogyakarta, yaitu kopi luwak hutan, kopi lanang dan kopi ijo.
Pak Rohmat, pemiliknya, punya kebun kopi sendiri sehingga semua dipanen dan dirosting sendiri.
Aroma kopi sedikit berbau seperti cokelat. Menu kopinya sendiri hanya satu, yaitu kopi hitam.
Tidak hanya kopi, pembeli kopi akan mendapat satu paket lengkap.
Dalam satu nampan kayu juga berisi kacang dan singkong rebus, tahu isi, gula aren padat, gula pasir, dan gula aren cair.
Kedai ini juga menyediakan makanan khas Menoreh, seperti rica-rica menthok dan ayam kukus.
Kopi Menoreh Pak Rohmat berlokasi di Madigondo, RT 26/RW 10, Sidoharjo, Kapanewon, Samigaluh, Kulon Progo.
Buka jam 08.00-19.00 WIB.
2. Warung Kopi Pari
Masih di sekitaran Bukit Menoreh berdiri Warung Kopi Pari.
Perjalanan ke tempat ini sedikit terjal tapi pemandangannya indah dan seduhan kopinya mantap.
Warung Kopi Pari menyediakan kopi robusta, arabika, kopi luwak menoreh, kopi menoreh jatimulyo.
Selain kopi, tersedia minuman tradisional lain, seperti wedang uwuh, wedang jahe, dan teh poci gula batu.
Jangan mencari menu makanan kekinian atau yang aneh-aneh.
Di sini hanya tersedia singkong goreng, tempe benguk, bacem, dan pisang goreng.
Lokasi Warung Kopi Pari di Banyunganti, Banyunganti, Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kulon Progo.
3. Kopi Joss Lik Man
Kopi joss adalah racikan kopi khas Yogyakarta yang paling terkenal.
Salah satu tempat untuk menikmatinya di Kopi Joss Lik Man.
Lokasinya strategis sehingga ramai dikunjungi orang, yakni di selasar selatan Stasiun Tugu.
Tempat ini sudah buka sejak tahun 1968 dan bisa dibilang pelopornya kopi joss.
Banyak orang percaya kopi ini minuman detoks karena bubuk dari arang mampu mengikat racun dari dalam tubuh.
Selain kopi Joss, angkringan Lik Man menyediakan nasi kucing, aneka sate, tempe mendoan, bakwa dan tahu isi.***/mel
