Taman Sepi di Reykjavik

 Taman Sepi di Reykjavik

JIKA kita berjalan-jalan pada pukul 3 sore, hari Jumat di taman-taman kota Reykjavik, maka akan kelihatan taman-taman itu sangat sepi. Hanya terlihat, sekali-kali, orang dewasa mendorong keranjang belanjaan pulang. Padahal taman-taman dikelilingi oleh kompleks-kompleks apartemen dan perumahan. Anda mungkin bertanya, ke mana gerangan anak-anak, remaja, dan pemuda setempat, apalagi sudah jam pulang sekolah.

Gudberg Jonsson menerangkan mereka tidak lagi nongkrong di taman atau pusat perbelanjaan. Setelah pulang sekolah, mereka berkumpul di lapangan bola, bandminton, ping pong, ‘track’ atletik, kolam renang, bahkan ada gedung  ‘ice skating’. Sebagian lain memasuki fasilitas klub musik, tari, atau seni lainnya. Atau pergi bersama orang tua mereka.

Harvey Milkman, dosen psikologi yang mengajar di Universitas Reykjavik, menjelaskan sebelumnya telah dilakukan riset mengenai kondisi stres yang dihadapi para remaja dan pemuda ini. Barulah, dilakukan langkah-langkah yang membalikkan arah secara radikal dan telah terbukti.

Dia menambahkan jika model Islandia diterapkan di negara-negara lain maka jutaan remaja dan pemuda akan memperoleh manfaat psikologis dan kesejahteraan fisik secara luar biasa dan akan mengurangi ongkos perawatan kesehatan secara signifikan. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *