Qorin 2: Pendamping yang Menggoda Manusia

Poster Qorin 2 (foto arul)

JAYAKARTA NEWS—  Qorin adalah jin jahat yang bertugas menggoda manusia ke hal-hal buruk.

Berasal dari bahasa Arab Al Qornu yang berarti sesuatu yang menempel lekat. Setiap orang memiliki qorin masing-masing dan bahkan setelah wafat pun, masih ada.

Sutradara Ginanti Rona yang menggandeng Rapi Films menghadirkan kengerian horor dalam film berjudul ‘Qorin 2’ .

Menyoroti penampilan aktor Fedi Nuril yang menjelma menjadi sosok misterius dan meneror bernama Makmur.

Bekerja sebagai pemulung dan ayah dari Jaya (Ali Fikry).

Mencuat teror supranatural yang berjalan beriring dengan ketegangan di dunia nyata.

Di sekolahnya, Jaya diperlakukan perisakan oleh teman-temannya. Namun, saat Makmur melapor ke Kepala Sekolah, diabaikan. Saat itulah peristiwa aneh dan mencekam semakin sering terjadi.

Makmur mendadak menggenggam dua untaian kain menyerupai pocong. Di belakangnya, sosok menyerupai Makmur seperti siap menyerang dengan wajah hitam menyeramkan.

Fedi Nuril

“Fedi Nuril hadir dengan kualitas akting di film ini memberikan warna berbeda  akan membawa penonton pada misteri yang menghibur hingga akhir,” ujar produser Sunil Samtani dan Susanti Dewi berbareng.

Ginanti Rona mengungkapkan Qorin 2 pada dasarnya konsep horornya masih sama tentang kemunculan jin Qorin yang menyerupai manusia.

“Namun, secara eksekusi, penceritaan dan relevansi tema, di film kedua ini lebih universal. Dan ini adalah akibat dari tidak diselesaikannya masalah bullying (perisakan) di lingkungan sekolah,” imbuh Ginanti Rona.

Bagi Fedi Nuril, ia seperti bertransformasi secara total.

“Ini film horor beroktan tinggi yang meliputi aksi slasher dan misteri,” timpal Fedi Nuril yang dikenal di film genre drama.

Qorin 2 yang akan tayang di jaringan bioskop mulai 11 Desember 2025 dibintangi Fedi Nuril, Ali Fikry, Wavi Zihan, Muzakki Ramdhan, Seroja Hafiedz, Dimas Aditya, Indra Birowo, Epy Kusnandar, Sari Koeswoyo, Vincentius Jeremhia, Ben Malaihollo, Gilang Devialdy, Fitrie Rachmadhina, Quentin Stanislavski. ***ipik

Exit mobile version