Mahasiswa FDIK Universitas PTIQ  Nyalakan HUT RI ke-80 bersama Anak-Anak Indonesia di Malaysia

Anak-anak Indonesia di negeri jiran mengikuti Lomba Agustus untuk memperingati HUT RI ke-80

JAYAKARTA NEWS— Peringatan dan Perayaaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia bukan hanya dilakukan dan dimeriahkan di seluruh pelosok negeri di nusantara. Sejumlah negara luar juga tidak mau ketinggalan untuk melaksanakan kegiatan serupa. Sebagai bukti tidak lupa dan cinta terhadap tanah air. Salah satunya adalah  anak-anak Indonesia yang tinggal di negara tetangga Malaysia.

Kegiatan tersebut terlaksana karena adanya Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas PTIQ Jakarta berkolaborasi dengan Sanggar Bimbingan Indonesia (SB) di Malaysia.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan beberapa Sanggar Bimbingan (SB). Antara lain SB Sentul, SB Segambut, SB PPWNI Klang, dan SB Wira Damai, serta diiikuti penuh antusias oleh anak-anak Indonesia yang berada di negeri seberang dan juga wali murid dan masyarakat sekitar SB.

Kegiatai Lomba Agustusan  ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal batas negara. Meskipun berada di perantauan, anak-anak Indonesia di Malaysia tetap bisa menyalakan patriotisme dan nasionalisme, merasakan hangatnya persaudaraan, cinta tanah air, dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dalam semangat kemerdekaan RI 17 Agustus 1945.

Acara Lomba Agustusan berlangsung pada 15–16 Agustus 2025 di Sanggar Bimbingan Sentul, dan ditutup dengan kegiatan refleksi “Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan untuk Indonesia yang Makmur dan Sejahtera & Pembacaan Doa Syukur atas Kemerdekaan & Keselamatan Bangsa” pada hari Ahad, 17 Agustus 2025.

Menurut Dosen Pembimbing KKM Muhammad Ibtissam Han, tujuan utama lomba  dalam rangka HUT RI ke-80  untuk  menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan anak-anak Indonesia di perantauan. Serta  mempererat persaudaraan antar-sanggar bimbingan, sekaligus memberikan ruang kebahagiaan bagi mereka yang jauh dari tanah kelahiran.

Salah satu wali murid, Ibu Nur dari SB Segambut sangat bersyukur anak-anak kami bisa ikut serta dalam lomba Agustusan ini. Walaupun berada di perantauan, mereka tetap bisa merasakan suasana kemerdekaan seperti di tanah air. “Lomba ini bukan hanya menghibur, tetapi juga mendidik mereka untuk bekerja sama, berjuang, dan mencintai Indonesia. Semoga acara seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya,” ujarnya.

Panitia Lomba, seperti dikatakan Izroni,  menyampaikan apresiasi setulusnya kepada FDIK Universitas PTIQ Jakarta, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia yang telah mendukung penuh terselenggaranya kegiatan ini. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat pendidikan dan karakter anak-anak Indonesia di luar negeri.***

Exit mobile version