Melihat beratnya perjuangan mereka, khususnya para pelajar yang setia mengantre, bahkan berdesak-desakan, belum lagi biaya yang harus dikeluarkan, Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu mengupayakan transportasi gratis bagi para pelajar.
Kini, sebanyak 514 siswa sudah menggunakan fasilitas kapal gratis ini. Para pelajar yang tinggal di mess diantar Senin pagi dan dijemput untuk kembali ke rumah pada Jumat sore. “Sebanyak 109 siswa di antaranya, memanfaatkan untuk antar jemput dari Pulau Pramuka ke Pulau Kelapa,” ujar Ade Yulia Narun, Kasudin Pendidikan Kepulauan Seribu.
Menurut Ade, kebijakan ini diambil agar terhentinya operasional kapal sekolah milik Dinas Perhubungan DKI tidak menganggu kegiatan belajar mengajar (KBM). “Kami berharap kapal sekolah Dishub dapat segera beroperasi dan bisa dijadikan kapal wisata edukasi,” tandasnya. ***
