Senin (20/2) kemarin, Bupati Iti kedatangan tamu terhormat dari pusat. Mereka adalah anggota Komisi V DPR RI, pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Cukup beralasan Iti menyoal jalan negara yang rusak. Sebab, maksud kunjungan mereka memang antara lain meninjau jalan nasional yang saat ini kondisinya rusak parah.
Bupati Lebak Iti Octavia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Ia pun menagih janji pemerintah pusat yang akan memberikan bantuan jembatan pasca terealisasinya pembangunan 10 jembatan yang telah diresmikan Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. “Janji itu sampai sekarang tak kunjung terealisasi. Kalau jalan rusak dan makin rusak, bisa dibunuh rakyat, saya,” ujar Iti, serius.
Bupati Iti menegaskan, Kabupaten Lebak sangat membutuhkan intervensi pemerintah pusat untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur, termasuk memperhatikan jalan nasional yang berada di Lebak. Ia selama ini sudah menjadi “tameng” pemerintah pusat. “Saya yang disalahkan. Padahal, jembatan dan jalan rusak parah dan tidak diperbaiki tersebut adalah jalan negara, bukan jalan kabupaten,” tandas Iti. ***
