Hanya Delapan Karateka untuk Tim Asian Games 2018

 Hanya Delapan Karateka untuk Tim Asian Games 2018

ilustrasi–Ahmad Zigi tampil di nomor kata pada kejuaraan dunia beberapa waktu lalu–foto bola com

ilustrasi–Ahmad Zigi tampil di nomor kata pada kejuaraan dunia beberapa waktu lalu–foto bola com

Seleksi demi seleksi dijalani  Pengurus Besar Federasi  Olahraga Karate-Do (PB Forki) demi mendapatkan tim karate terbaik yang akan berlaga di Asian Games mendatang. Senin 11 Juni lalu adalah seleksi yang kedua ‘memeras’ 24 karateka pelatnas menjadi 12 orang. Dari 12 karateka ini masih akan ‘diperas’ lagi menjadi delapan orang yang akan menjadi tim inti.

“Hanya delapan nama untuk tim inti Asian Games nanti. Nama-namanya ditetapkan nanti, mungkin sekitar 30 Juni mendatang. Jadi kami masih punya waktu sekitar dua minggu untuk mengevaluasi dan menganalisis kelas-kelas berpeluang untuk merebut medali di Asian Games mendatang, “ ungkap Sekjen PB Forki Lumban Sianipar.

Hasil seleksi pada 11  Juni di Ciloto Jawa Barat telah diumumkan. Dari 12 orang  tujuh karateka di antaranya berasal dari Inkai. Hasil lengkapnya adalah; Ahmad Zigi Zaresta/Inkai (kata putra), Rifky Ardiansyah/Inkai (60 kg), Jintar Simanjuntak/Inkanas (-67 kg), Sandi Firmansyah/Inkanas (-75 kg), Romario Setiamu/Lemkari (-84 kg), dan I Made Budi Kertayasa/Inkai (+84 kg).

foto cakrawala news

Sementara di nomor putri ada Nawar Kautsar M/Inkai (kata), Srunita Sari Sukatendel/Inkai (kumite -50 kg/ Cokorda Istri Agung Sanistyarani/Inkai (-55 kg), Intan Nurjanah/Inkanas (-61 kg), Ceyco Goergia/Inkado (-68 kg), dan Dessynta Rakawuni Banurea/Inkai (+68 kg).

Cabang karate Asian Games 2018 akan mempertandingakan 12 kelas. Sesuai ketentuan, setiap negara hanya boleh turun di delapan kelas. Karena itu Forki masih harus melakukan analisis potensi atlet dan delapan kelas yang memiliki peluang paling baik. Untuk diketahui KOI menargetkan satu emas dari karate. Namun dengan potensi yang ada PB Forki berharap bisa meraih emas lebih dari yang ditargetkan KOI.

Karateka Indonesia pernah mencatat prestasi pada Asian Games Bangkok 1998 dan 2002 di Busan. Ketika di Bangkok, karateka Indonesia Arif Taufan Syamsuddin meraih medali emas, sedang di Busan emas diraih oleh Muhammad Hasan Basri.***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *