Badan Penelitian Pertahanan AS akan Adakan Lokakarya Blockchain, Februari 2019

 

Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA, Badan Proyek Penelitian Lanjutan Pertahanan)  Amerika Serikat,  ingin memperolah  referensi yang lebih baik pada apa yang disebut “protokol konsensus terdistribusi” di belakang blockchain, guna melihat bagaimana mereka dapat meningkatkan keamanan, penyimpanan, dan komputasi di Departemen Pertahanan.

DARPA mengatakan, pihaknya ingin mendapat masukan tentang tiga “jalan yang kurang dieksplorasi” dari teknologi yang mungkin menginformasikan program masa depan, yang meliputi.

Untuk itu,  DARPA bermaksud untuk mengadakan lokakarya pada pertengahan Februari 2019 berdasarkan tanggapan atas ajakan ini.**

Exit mobile version